Kemensos Gandeng KNPI Distribusikan Bantuan Sosial

Articles News

Ceknricek.com — Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut organisasi kepemudaan memiliki peran penting di tengah Pandemi Covid-19. Selain memiliki kaderisasi yang kuat, soliditas mereka sudah teruji.

Hal tersebut diungkapkan Staf Khusus Menteri Sosial Sonny W Manalu di Media Center DPP KNPI, Menteng, Kamis (4/6) malam.

“Itu yang kemudian membuat kami melibatkan mereka dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat,” ujar Sonny kepada awak media.

Dia mengungkapkan, Kemensos menyerahkan 1000 paket bantuan sosial (bansos) untuk disebarkan kepada masyarakat terdampak di Jabodetabek.

“Karena memang Jabodetabek ini episentrum Covid-19. Banyak warga terdampak,” ujar Sonny.

Lebih lanjut Sonny memaparkan, keterlibatan organisasi kepemudaan seperti KNPI amat penting. Terutama memperkuat optimalisasi penyaluran bansos.

“Mereka itu tahu persoalan lapangan. Tahu kondisi masyarakat di bawah. Artinya peran teman-teman KNPI ini sangat besar,” beber Sonny.

Sementara, Sekretaris Jenderal DPP KNPI Addin Jauharudin mengapresiasi sinergitas yang dibangun Kemensos. Menurutnya, apa yang dilakukan Kemensos adalah bagian dari komitmen memberdayakan pemuda.

“Kami, KNPI, sangat senang bisa turut andil membantu pemerintah. Kami harap bantuan ini bisa meringankan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Addin.

Kepada awak media, Ikhsan mengatakan bahwa KNPI akan terus menggalang bantuan untuk masyarakat. Dia memahami bahwa kondisi masyarakat amat sulit di masa pandemi.

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Satgas Covid-19, Muhammad Ikhsan beserta para relawan yang turut membantu penyaluran bantuan sosial

https://ceknricek.com/a/kemensos-gandeng-knpi-distribusikan-bantuan-sosial/18176

Berita Terkait:

https://tirto.id/penyaluran-paket-bansos-melalui-knpi-fFoe

https://news.detik.com/foto-news/d-5042202/bantuan-untuk-masyarakat-terdampak-covid

KNPI Bentuk Komunitas Sepeda Untuk Menjaga Kesehatan Pemuda

Articles News

Sumber Foto: Media Center DPP KNPI

KNPI-Jakarta, Dalam masa pendemi Media Center DPP KNPI mulai mengaktifkan program bersepeda sore hari. Kegiatan yang dipandu oleh Bendahara Umum KNPI, Twedy Noviadi, menjelaskan bahwa bersepeda bukan hanya menjaga kesehatan dan stamina di tengah-tengah situasi pandemi, tetapi menghilangkan rasa jenuh selama Work From Home.

Acara yang dimulai dari kantor DPP KNPI, Jalan Anyer 15 No.1 pada 2 Juni 2020, sekaligus membentuk komunitas sepeda yang baru yakni, “GoPe”, “Goes Pemuda”. Di awal komunitas ini digagas dan dijalankan oleh pemuda yang berada di KNPI namun kedepan komunitas ini tidak berbasis di KNPI saja. Komunitas ini akan dibuka kepublik sehingga ada wadah bersama bagi pemuda untuk menjadi pemuda yang sehat.

“GoPe” merupakan salah satu komunitas sepada bagi anak muda yang baru saja terbentuk, diawal teman-teman KNPI yang gagas dan menjalankan, tetapi kedepan kita berharap ini dijalankan bersama-sama dengan pemuda Indonesia sehingga pemuda Indonesia menjadi tetap bugar dan sehat”, imbuh Twedy.

Selanjutnya acara PEGO akan dilaksanakan pada 6 Juni 2020. Rutenya akan bertambah panjang yang semula 10,4 KM menjadi 17 KM.

DPP KNPI Noer Fajrieansyah Apresiasi Menkumham, Kawal Persatuan Pemuda

Articles News Pemuda Bersuara

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – DPP KNPI yang dipimpin Noer Fajrieansyah mengapresiasi pernyataan Menkumham Yasonna Laoly.

Yasonna menginginkan adanya persatuan pemuda dengan bersatunya KNPI tanpa ada perpecahan lagi.

“Kami sangat mengapresiasi pernyataan Menkumham Yasona Laoly yang ingin mempersatukan pemuda dalam satu SK yang  kebetulan saat ini SK yang dipegang oleh kami merupakan SK yang berkelanjutan dari KNPI didirikan pada tahun 1973,” ujar Ketua Bidang OKK DPP KNPI Zieko CH Odang dalam keterangannya, Kamis (23/1/2020).

Zieko menyampaikan memang saat ini ada dua SK yang mengatasnamakan KNPI.

Pertama SK atas nama KNPI dipimpin oleh Noer Fajrieansyah hasil kongres Bogor pada Januari 2019, kemudian SK atas nama DPP KNPI yang dipimpin oleh Abdul Azis.

“Sebulan setelah SK kami diterbitkan pada bulan Januari 2019, kami para pihak yang memiliki legalitas atas nama KNPI menyatakan niat ingin adanya persatuan untuk kepentingan pemuda Indonesia kedepannya,” ujar Zieko.

“Niat kami akhirnya diapresiasi oleh Kemenkumham sehingga  untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi oknum mengatasnamakan KNPI yang mencoba memecah belah pemuda, maka setiap pengajuan SK Kemenkumham baru yang menggunakan unsur nama KNPI akan tertolak oleh sistem online Kumham.

Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama pada pertemuan sebelumnya antara Abdul Azis dan Noer Fajrieansyah yang telah difasilitasi oleh Menkumham Yasonna Laoly,” terang Zieko.

“Adapun info simpang siur yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang menyampaikan SK kami dibekukan ataupun dicabut merupakan informasi hoax yang mempunyai konsekuensi hukum apabila tetap disampaikan. Apabila mau mengecek silahkan cek barcode SK Menkumham KNPI milik azis maupun KNPI Fajrie” ujar Zieko.

Apa yang disampaikan Zieko ini sekaligus menanggapi pernyataan Haris Pertama Cs beberapa waktu lalu.

Pihaknya yang selama ini tetap membuka pintu komunikasi karena KNPI merupakan milik semua pemuda yang ingin berkontribusi untuk kemajuan pemuda Indonesia.

“Kami pimpinan KNPI yang memiliki legalitas memang telah menjalankan rapat untuk mengatur skema persatuan beberapa kal. Untuk Harris meskipun tidak mempunyai unsur legalitas dalam bentuk apapun tetap kami akan libatkan dengan tangan terbuka apabila ia memiliki niat untuk persatuan pemuda,” terang Zieko.

Sumber : https://www.tribunnews.com/tag/komite-nasional-pemuda-indonesia-knpi

KNPI Bantu Ribuan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Corona

Articles News

 

Sumber Foto: Media Center DPP KNPI

Jakarta (ANTARA) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) memberikan bantuan puluhan ton beras yang dinamakan Beras Pemuda (Beda) dan ribuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Ada puluhan ton beras dan ribuan paket sembako yang sudah kami siapkan yang akan terus kami distribusikan. Untuk kloter Jabodetabek kami siapkan 23 ton, semoga ini bermanfaat bagi masyarakat yang berdampak COVID-19,” kata Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajrieansyah, saat melepas bantuan beras dan ratusan paket sembako di Kantor DPP KNPI, Jakarta, Selasa.

Dengan bantuan ini diharapkan masyarakat bisa terbantu secara ekonomi dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

KNPI tidak sekadar bicara memberikan dan melakukan, tapi menggugah kesadaran kepada kelas atas dan bawah untuk memberikan pesan bahwa Indonesia tidak kekurangan bahan pangan.

Rencananya 23 ton beras dan ribuan paket sembako akan didistribusikan untuk masyarakat di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Pendistribusian akan dilakukan oleh pimpinan DPD KNPI tingkat II di tiga provinsi tersebut. Saat penyerahan secara simbolis, hadir seluruh pengurus DPP KNPI dan pimpinan DPD 1 KNPI serta Ketua Relawan Gugus Tugas COVID-19, Andre Rahadian.

Selain itu, kata Noer Fajrieansyah, KNPI juga menggandeng beberapa jejaring terutama UMKM dalam hal memastikan ketersediaan sembako.

“Kita memiliki produksi beras yang cukup berlimpah dan pengadaan bantuan ini melibatkan UMKM dan akan disebarkan ke tiga daerah besar yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat,” ujar Noer dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, KNPI juga menggunakan tagline #Samasamapeduli dan membagikan paket sembako kepada para lansia. Hal ini dimaksudkan agar seluruh elemen masyarakat terus menumbuhkan kepeduliannya di masa pandemik COVID-19.

“Kami juga kan bagikan ribuan paket sembako kepada lansia di Jabodetabek,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Gugus Tugas COVID-19, Andre Rahadian, mengaku senang atas bantuan yang diberikan KNPI tersebut.

“Senang bisa bekerja sama dengan KNPI. Hal ini dalam upaya pemutusan penyebaran COVID-19. Ini adalah tugas semua pihak, kami juga banyak mengajak elemen bangsa yang terstruktur seperti KNPI yang ada di semua daerah untuk bisa memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, Andre juga berterima kasih karena KNPI juga telah membantu keberadaan UMKM di Indonesia.

“Terima kasih telah mempromosikan UMKM kegiatan ini diharapkan bisa terus berlanjut. Kami Relawan Gugus Tugas COVID-19 juga akan membagikan sembako bagi masyarakat berdampak COVID-19. Semoga kegiatan KNPI membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Sumber: https://papua.antaranews.com/nasional/berita/1501812/knpi-bantu-ribuan-paket-sembako-bagi-warga-terdampak-corona?utm_source=antaranews&utm_medium=nasional&utm_campaign=antaranews

Articles News

 

 

RMco.id  Rakyat Merdeka – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta, Jumat (21/2). Rakornas tersebut mengambil tema “KNPI Satu Nafas“. Rakornas dihadiri kader seluruh Indonesia

Dalam Rakornas ini, KNPI turut membahas terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah mengungkapkan, saat ini pemerintah punya isu besar. Isu yang menentukan masa depan Indonesia ke depan. Yakni isu terkait Omnibus Law.

Isu Omnibus law tersebut, kata Fajrie, bisa dilihat dari sisi ekonomi, ketenagakerjaan, maupun dari sisi kebijakan terkait investasi. “Oleh karena itu, KNPI ke depan, kita siap bersama pemerintah, mengawal kesuksesan dari pengesahan di legislatif terkait isu Omnibus Law,” ujar dia.

Fajrie mengatakan, pada 2020 ini ada tiga hal yang akan dilakukan KNPI. Pertama, terkait isu nasional Omnibus Law. Kedua, pihaknya akan membentuk tim rekonsiliasi DPP KNPI. “Kita tahu saat ini ada beberapa yang mengaku KNPI. Kita bentuk tim rekonsiliasi penyatuan KNPI,” ujar Noer.

Ketiga, pihaknya juga akan membentuk tim untuk persiapan Kongres ke-16 KNPI. Fajrie pun mengimbau jajaran pengurus di daerah untuk menjalankan kegiatannya seperti biasa.

“Jangan pusing terkait isu yang disampaikan oknum yang tidak bertanggung jawab. Terkait kepengurusan, untuk yang mengaku KNPI, biar kami DPP yang menghadapi,” pungkasnya.

Di pilihan lain, kubu Haris Pertama tidak mau ambil pusing dengan Rakornas KNPI kubu Fajrie. Haris mengklaim, dia adalah Ketua Umum KNPI yang sah. Dia bahkan meminta Fajrie untuk berdebat terbuka diliput media massa.

https://rmco.id/baca-berita/nasional/28737/gelar-rakornas-knpi-siap-kawal-pembahasan-omnibus-law

Articles News


Sumber Foto: Media Center DPP KNPI

Liputan6.com, Jakarta – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi jajaran kabinet Jokowi-Ma’ruf yang hari ini resmi dilantik. KNPI yakin para menteri yang dipilih merupakan putra-putri terbaik bangsa.

Ketua Umun DPP KNPI Noer Fajrieansyah mengatakan, sebagai organisasi yang menghimpun kaum muda, pihaknya memuji cara Jokowi-Ma’ruf menempatkan menteri-menterinya.

“Komposisi yang ideal menurut kami ya. Ada profesional, milenial, dan politisi,” ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Rabu (23/10/2019).

Fajrie lantas menyinggung ihwal dipilihnya Politikus Golkar, Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Menurut Fajrie, Zainudin memiliki segudang pengalaman di berbagai organisasi.

“Beliau orang yang tepat. Visioner, punya jaringan yang luas, dan yang terpenting memahami persoalan pemuda dan dunia olahraga kita,” beber Fajrie.

Dia optimistis di bawah kepemimpinan Zainudin, Kemenpora bisa lebih maju dan berkontribusi besar bagi bangsa. Khususnya dalam hal pemberdayaan kepemudaan.

KNPI, kata Fajrie, siap mendukung dan bersinergi dengan Menpora. “KNPI siap satu nafas. Mendukung Menpora Zainudin Amali memberdayakan potensi-potensi pemuda bangsa,” pungkasnya.

 

Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/3526362/knpi-siap-satu-nafas-dukung-menpora-baru-zainudin-amali

 

 

 

 

 

 

 

KNPI Gagas Rembuk Hukum Bahas UU KPK dan RUU KUHP

Articles News

                           Sumber Foto: Liputan6

Liputan6.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar Rembuk Hukum Nasional terkait Undang-Undang KPK dan Rancangan KUHP.

Ketua Panitia Tegar Putuhena menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk fasilitasi gagasan demi mencapai titik temu antara kelompok yang sedang berselisih mengenai isu revisi UU KPK dan KUHP.

“DPP KNPI menginisiasi sebuah forum intelektual yang tujuannya mempertemukan perbedaan pendapat mengenai sejumlah revisi UU,” ujarnya, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Sejabodetabek hadir. Selain itu ada anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, praktisi hukum Patra M Zein, dan Suparji mewakili kalangan akademisi.

Menurut Arteria, KPK dan MK adalah lembaga yang lahir di era reformasi namun dalam perkembangannya justru KPK yang banyak melenceng dari tujuan semula.

“KPK adalah trigger mechanism, sampai polisi dan jaksa bekerja secara efektif”, paparnya

Menurutnya, fungsi pencegahan yang dimiliki KPK selama ini kurang dimaksimalkan. Hal tersebutlah yang secara sosiologis mendasari revisi UU KPK.

Sementara itu, Suparji menuturkan bahwa penyebab terjadibya polemik mengenai UU KPK dan RKUHP adalah tidak adanya visi yang sama mengenai UU yang ideal.

Menurutnya, UU yang ideal itu harus mampu memprediksi hal-hal yang mungkin nanti terjadi sehingga tidak sering direvisi. Selain itu UU yang ideal juga harus menciptakan stabilitas dan keadilan.

“Standar UU yang baik itu harus ada batu uji yg sama, yaitu Pancasila, konstitusi, nilai-nilai yang berlaku di indonesia, serta nilai universal yang berlaku di dunia”, paparnya.

Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/3570924/knpi-gagas-rembuk-hukum-bahas-uu-kpk-dan-ruu-kuhp

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gandeng KNPI Lawan Pandemi Corona

Articles News

sumber foto: Media Center DPP KNPI

 

Liputan6.com, Jakarta Untuk men-support percepatan penanganan pandemi Corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 resmi menggandeng DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai partner resmi untuk berbagai program relawan.

Ketua Tim Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahadian menyatakan perlunya menggandeng KNPI sebagai representasi kepemudaan di Indonesia. Hal ini untuk mengkolaborasikan berbagai unsur pemuda yang bernaung di bawah KNPI dan berstruktur hingga di tingkat kecamatan.

“Kita akan mengkolaborasikan berbagai unsur pemuda yang ada di KNPI untuk bisa tampil ke depan melawan pandemi Covid-19 ini,” ujar Andre.

“Saya berharap dengan adanya berbagai program menarik khas anak muda milenial yang diajukan KNPI akan menjadi game changer dalam perang kita melawan pandemi ini,” terang Andre.

Sementara itu, Addin Jauharuddin selaku Sekjen DPP KNPI menyatakan harapan dengan adanya kolaborasi ini akan menjadi momentum bagi para pemuda di seluruh Indonesia untuk dapat maju ke depan melawan pandemi Covid-19 dengan cara anak muda yang penuh kreasi dan idealisme yang tinggi.

“Ada 7 program kerja sama yang akan berjalan secepatnya, antara lain penggalangan relawan kota, penyaluran logistik, lomba video, kampanye digital, webinar pemuda, paket peduli KNPI hingga program ketahanan pangan yang juga berkolaborasi dengan Kementan dan Kemensos,” terang Addin.

Berkolaborasi dan Berkreasi

Sedangkan Muhammad Ikhsan selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan DPP KNPI menyatakan kesiapannya untuk menjalankan kerja sama ini dan akan segera menggelar gebrakan program dalam waktu secepatnya.

“Kami akan berkolaborasi dan berkreasi dengan berbagai unsur pemuda untuk maju ke depan melawan pandemi Covid-19 ini,” ujar Ikhsan.

Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/4247627/gugus-tugas-penanganan-covid-19-gandeng-knpi-lawan-pandemi-corona

Articles Daily Notes News Pemuda Bersuara

KNPI,Jakarta- Di masa Covid-19 yang membuat putaran ekonomi Indonesia lesu, Ketua Umum KNPI, Noer Fajriansyah menyampikan agar rakyat Indonesia tidak perlu takut akan krisis pangan. Selain itu, beliau mengajak rakyat Indonesia untuk saling berbagi di masa pandemi Covid 19.

“ Hari ini adalah awal bagi kita, semua pemuda, untuk mengambil bagian di tengah-tengah sutuasi pandemi Covid 19, salah satunya berbagi kepada sesama dengan apa yang kita punya dan bisa”. “ Sedikit yang kita berikan mungkin sangat berarti bagi mereka”. Untuk itu rakyat Indonesia tidak perlu takut akan krisisi pangan, jika kita saling bantu kita pasti bisa melewati situasi pandemi ini”, ungkapnya dalam acara seremonial Bansos KNPI.

Dalam kata sambutannya, lulusan UI ini juga menyampaikan bahwa acara Bansos KNPI ini juga sekaligus membranding produk beras yang dikelola UKM. Produknya berupa beras dengan merek “Beras Pemuda” (Beda).

“Hari ini kita juga sampikan bahwa beras yang kita bagikan adalah “Beras Pemuda” yang berasal dari UKM di sekitar Jabodetabek. “Jadi, berasnya kita ambil dari UKM Jabodetabek, kita bagikan juga kepada masyarakat yang ada di Jabodetabek”.

Beras pemuda ini akan dibagikan ke seluruh DPD tingkat II yang ada di Jabodetabek, dengan berkordinasi kepada pengurus KNPI yang ada di tingkat II. Semoga dengan acara ini semakin banyak rakyat yang tergerak hatinya, untuk membantu sesama yang sedang kesulitan ekonomi akibat pendemi Covid 19, sambungnya.

Dalam acara ini juga Tim Gugus Tugas Covid 19 KNPI, Muhammad Ihsan mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran KNPI, khususnya yang ada di Jabodetabek sudah mau membantu membagikan Beras Pemdua kepada masyarakat.

Acara yang berlangsung di Kantor DPP KNPI, Jalan H.Rasuna Said, Kuningan ini dihadiri oleh KNPI tingkat II Kota Depok, Kota Tangerang, Kabupeten Tangerang, Jakarta, Bogor dan Bekasi.WRTW/KNPI

 

Articles

Mens Sana in Corpore Sano. Sebuah frase dalam bahasa Latin yang bermakna “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”

Kesuksesan Jonatan Christie (Jojo) dan Lalu Muhammad Zohri yang viral di media sosial memang hadir sebagai idola baru di Indonesia. Peran mereka sebagai Atlet Asian Games 2018 yang berhasil mengharumkan nama bangsa dengan prestasi patut diacungi jempol. Mereka telah terlatih dan terbiasa menerapkan gaya hidup sehat.

Tapi, kedua anak muda tersebut hanya menjadi contoh bagi fenomena lain di ujung negeri. Tak bisa dipungkiri bahwa 73 tahun Indonesia merdeka, negeri ini masih menyisakan problematika gizi. Berdasarkan Global Nutrition Report 2014 yang penulis baca, Indonesia termasuk 17 negara yang memiliki masalah gizi serius. Masalah bangsa seperti ini harus tetap diperbaiki agar bangsa Indonesia tidak mendapat predikat gizi terburuk.

Apalagi banyak anggapan yang beredar “Anak muda kok loyo!“. Perkataan itu mungkin sering kita dengar saat orang yang lebih tua melihat generasi muda tidak bertenaga. Anak muda zaman now hanya menghabiskan waktu untuk chat dengan teman-temannya melalui aplikasi instant messaging kesayangannya.

Banyak juga yang suka bermain games online dan waktu yang mereka punya menjadi terbuang percuma. Hal ini berujung pada kecanduan gadget yang lama-kelamaan menggangu kesehatan mereka seperti kepala pusing, flu, maag, sulit tidur, dan keluhan lain.

Pupus sudah harapan untuk generasi muda yang seharusnya menjadi tonggak kekuatan bangsa. Produktivitas semakin menurun jika generasi muda tidak menerapkan gaya hidup sehat. Kecerdasan seakan sirna karena kita tidak bisa berbuat apa-apa. Hal tersebut hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang kadang kita lupakan, misal pola makan, pola istirahat, pola pikir, dan pola hidup.

Semua pola tersebut terpadu dalam gaya hidup sehat. Bukankah kita ingin melewati masa muda dengan pengalaman yang menyenangkan? tentu saja iya. Kesehatan akan memberi manfaat berfaedah yang terasa asyik dalam menjalani hidup. Penampilan akan selalu terasa ceria, kualitas tidur terjaga, dan semua lebih bahagia.

Lantas, bagaimana supaya kita bisa menerapkan gaya hidup sehat? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan berdasarkan pengalaman penulis.

1. Pilih asupan nutrisi yang bergizi

Wisata kuliner bagai menjadi gaya hidup kekinian milenial. Beli jajan di pinggir jalan yang dikenal dengan street food sampai nongkrong di restoran mahal rela dilakukan hanya untuk update status di media sosial. Tapi, apakah kita sudah memilih bahwa makanan dan minuman yang kita pesan terjamin kesehatannya?

Maka, kita harus lebih selektif dalam memilih makanan. Coba perhatikan komposisi bahan makanan yang mengandung pemanis, pengawet, penyedap, pewarna, dan pengembang. Jangan biarkan komposisi tersebut masuk dengan mudah begitu saja sehingga memberi dampak buruk bagi kesehatan kita.

Sebisa mungkin atur bahan makanan yang akan kita konsumsi. Asupan nutrisi terbaik masih ada dalam kategori 4 sehat 5 sempurna yang terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah, dan susu. Ingat kandungan nutrisi yang tersedia didalamnya sangat bermanfaat. Hal ini akan mencegah penyesalan yang datang di akhir seperti saat sakit perut diderita.

Indikator sederhana gizi seimbang adalah konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup. Hal ini karena sayuran dan buah-buahan dapat memenuhi kebutuhan kita akan vitamin, mineral, dan serat pangan. Selain itu, mengonsumsi sayur dan buah juga menjadi salah satu aktivitas utama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digagas oleh Kementerian Kesehatan.

Penulis juga teringat salah satu program Revolusi Pangan dari perusahaan Danone Indonesia dengan tema “one planet one health“. Program tersebut selalu mensosialisasikan kepada generasi muda untuk mendapat asupan gizi yang cukup karena kita akan menjadi bagian dari orangtua di masa mendatang. Transisi dari remaja ke dewasa pasti membutuhkan gizi untuk reproduksi.

Lewat gerakan tersebut, perusahaan mengajak konsumen, mitra ritel, petani, pemasok barang dan yayasan nirlaba untuk bersama membuat desain, memproduksi, memasarkan, dan mengonsumsi makanan dengan cara baru demi menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat serta mempertahankan kesinambungan bumi.

Pada akhirnya, pemilihan makanan dan minuman yang kita konsumsi akan menentukan masa depan bumi yang akan kita tinggali. Komitmen kita juga harus disesuaikan dengan mengatur pola makan supaya tetap seimbang. Waktu sarapan, makan siang, dan makan malam harus disesuaikan dengan tepat minimal 4 jam. Begitu saran dari teman penulis yang juga seorang dokter.

Konsumsi makanan sesuai kebutuhan tubuh juga harus dipertahankan sehingga tidak berlebihan porsinya. Jangan cuma berpikir bahwa kita makan hanya untuk kuliner yang enak dan dalam jumlah banyak. Alokasikan kuliner bergizi sebagai sumber tenaga demi daya tahan tubuh dan penangkal radikal bebas. Frekuensikan pola makan kita supaya semua terasa nikmat.

Bukankah dalam agama Islam sudah diingatkan, “Makanlah sebelum lapar, berhentilah sebelum kenyang

2. Berolahraga

Kesibukan penulis begitu menyita waktu. Tapi, aku tak mau melupakan satu hari dalam seminggu untuk berolahraga. Aku selalu butuh fisik dan jiwa yang lebih bugar agar pikiran terasa segar. Sempatkan saja waktu sebentar untuk menggerakan tubuh dengan senam atau olahraga ringan lain contoh jogging (lari), bersepeda, nge-gym, yoga, dan berenang.

Jika Kompasianer masih kurang termotivasi untuk berolahraga sendiri. Coba ajak keluarga atau teman-teman yang hobi berolahraga agar bisa saling memotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat.Di samping untuk mengeluarkan keringat, kita juga bisa menjalin keakraban dalam berinteraksi di dunia nyata. Relaksasi akan semakin terasa manfaatnya dalam kehidupan dan fleksibilitas waktu bisa menggunakan kesempatan demi kesehatan yang lebih baik.

3. Berekreasi

Mencari hiburan tidak harus mengunjungi tempat-tempat hiburan. Bukan berarti kita menerapkan gaya hidup hedon atau pola perilaku yang konsumtif. Rekreasi bisa kita lakukan dengan mencari udara segar di taman sambil berjalan kaki, menonton film kesukaan, dan berdarma wisata ke tempat-tempat religi. Tak perlu memaksa diri untuk memilih tempat yang jauh.Jika kita punya pekarangan rumah yang luas, ajak anggota keluarga lain untuk sekedar makan bersama di sana dengan nuansa piknik. Gali komunikasi sambil berbagi cerita tentang apa saja atau sambil membuat kreasi kerajinan tangan untuk hiasan.

4. Beristirahatlah secukupnya

Waktu libur jangan dijadikan alasan sebagai ‘balas dendam’ untuk tidur seharian. Dengan begitu pola istirahat tetap saja akan berantakan. Atur kembali ritme waktu dalam skala prioritas. Kapan harus tidur, kapan lagi harus kembali bekerja.

Rata-rata tubuh butuh durasi tidur sekitar 7-8 jam per hari. Intinya, tidurlah lebih awal jangan terlalu larut supaya tidak bangun karena kesiangan sehingga aktivitas bisa terlambat. Ingat lagu bung Rhoma kan “Begadang jangan begadang. Kalau tiada artinya… .

Pola tidur yang cukup akan membiasakan diri untuk fokus pada ritme kegiatan. Jangan sampai anak muda terbiasa dengan sistem belajar atau kerja yang dikenal dengan istilah “sistem kebut semalam“.Kondisi demikian hanya membiasakan diri untuk menunda pekerjaan sehingga kita akan tergesa-gesa saat waktu pengumpulan akan usai. Sudah pasti saat itu pola istirahat akan terabaikan dan sistem imun dalam tubuh menjadi lemah. Bahkan kita mudah terserang penyakit.

Jadi, jangan tunda tugas apapun dari sekarang. Mari kita tanamkan prinsip “segera selesai, lekas bersantai“.

5. Berpikir Positif

Pola pikir kita sangat erat kaitannya untuk mengelola stres. Jika terlalu lama melihat timeline media sosial yang gaduh atau terlalu banyak hal yang kita pikirkan, hal ini akan berujung pada kerja organ tubuh yang tidak beraturan. Beban hidup terasa lebih berat dan tekanan seolah tiba begitu cepat.

Disiplin dalam bermeditasi itu perlu. Ada kala kita harus membentuk pola komunikasi baik secara vertikal dengan Tuhan (Sang Pencipta) dan secara horizontal dengan sesama manusia. Bukankah kita diciptakan tidak hanya sebagai makhluk sosial, tetapi juga sebagai makhluk hidup yang memiliki akal pikiran.

Intinya, kita harus lebih memperbanyak beribadah melalui berdoa dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Dengan begitu kebutuhan jasmani (ragawi) dan rohani (spiritual) bisa terpenuhi dalam keseimbangan hidup yang lebih berarti.

Nyatanya, 5 langkah di atas yang penulis lakukan begitu sederhana. Pola hidup sehat itu mudah dan murah. Kita bisa mencoba sekali dan lama-kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan. Kesehatan jangan sampai diabaikan sesibuk apapun kegiatan yang kita lakukan. Tentu siapa saja mendamba gaya hidup sehat yang berkualitas. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati?Itulah yang harus kita terapkan mulai dari hari ini, besok, dan sampai akhir hayat nanti. Jiwa muda yang sehat bisa dimiliki siapapun tergantung pada apa yang kita tanam dalam tubuh ini. Bangsa yang kuat berawal dari peran pemuda yang sehat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat*

Salam Sehat!
Penulis : Achmad Humaidy , source : https://www.kompasiana.com