Articles Daily Notes News Pemuda Bersuara

KNPI,Jakarta- Di masa Covid-19 yang membuat putaran ekonomi Indonesia lesu, Ketua Umum KNPI, Noer Fajriansyah menyampikan agar rakyat Indonesia tidak perlu takut akan krisis pangan. Selain itu, beliau mengajak rakyat Indonesia untuk saling berbagi di masa pandemi Covid 19.

“ Hari ini adalah awal bagi kita, semua pemuda, untuk mengambil bagian di tengah-tengah sutuasi pandemi Covid 19, salah satunya berbagi kepada sesama dengan apa yang kita punya dan bisa”. “ Sedikit yang kita berikan mungkin sangat berarti bagi mereka”. Untuk itu rakyat Indonesia tidak perlu takut akan krisisi pangan, jika kita saling bantu kita pasti bisa melewati situasi pandemi ini”, ungkapnya dalam acara seremonial Bansos KNPI.

Dalam kata sambutannya, lulusan UI ini juga menyampaikan bahwa acara Bansos KNPI ini juga sekaligus membranding produk beras yang dikelola UKM. Produknya berupa beras dengan merek “Beras Pemuda” (Beda).

“Hari ini kita juga sampikan bahwa beras yang kita bagikan adalah “Beras Pemuda” yang berasal dari UKM di sekitar Jabodetabek. “Jadi, berasnya kita ambil dari UKM Jabodetabek, kita bagikan juga kepada masyarakat yang ada di Jabodetabek”.

Beras pemuda ini akan dibagikan ke seluruh DPD tingkat II yang ada di Jabodetabek, dengan berkordinasi kepada pengurus KNPI yang ada di tingkat II. Semoga dengan acara ini semakin banyak rakyat yang tergerak hatinya, untuk membantu sesama yang sedang kesulitan ekonomi akibat pendemi Covid 19, sambungnya.

Dalam acara ini juga Tim Gugus Tugas Covid 19 KNPI, Muhammad Ihsan mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran KNPI, khususnya yang ada di Jabodetabek sudah mau membantu membagikan Beras Pemdua kepada masyarakat.

Acara yang berlangsung di Kantor DPP KNPI, Jalan H.Rasuna Said, Kuningan ini dihadiri oleh KNPI tingkat II Kota Depok, Kota Tangerang, Kabupeten Tangerang, Jakarta, Bogor dan Bekasi.WRTW/KNPI

 

Kebijakan NKK/BKK pada era Orde Baru Menurut Noer Fajrieansyah

News

Kebijakan NKK/BKK pada era Orde Baru justru menciptakan ruang kosong kekritisan mahasiswa dan diskursus kebangsaan. Akibatnya, organisasi-organisasi mahasiswa seperti HMI, PMII, GMNI, GMKI, dan PMKRI, dipaksa keluar dari kampus. Padahal kelompok inilah yang membangun tradisi kritis konstruktif politik kebangsaan di kampus. Kekosongan itu dimanfaatkan kelompok radikal untuk menyebarkan pemahaman mereka di kampus. Mereka membangun sel-sel radikalisme melalui unit-unit kegiatan mahasiswa, terutama yang berbalut keagamaan.

Berita KNPI DPP Pusat 3 Alasan Bung Fajrie Layak Memimpin DPP KNPINoer Fajrieansyah
(Ketua Umum DPP KNPI 2018 – 2021,
Ketua Umum PB HMI 2010 – 2013)
(Suara Pembaruan, Rabu 14 Agustus 2019)

Soal Kongres KNPI, Ini Pernyataan Sikap OKP Kekaryaan Golkar

News

OKP Kekaryaan Golkar menyatakan sikapnya terkait gelaran Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2018. KNPI periode 2018-2021 diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan persatuan pemuda.

Sekjen DPP AMPI, Akbar Andi Leluasa mengatakan, KNPI harus kembali ke khittah-nya sebagaimana ketika didirikan oleh David Napitulu. Yakni menghimpun seluruh potensi generasi muda dengan maksud menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan kesadaran sebagai suatu bangsa, yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Berita KNPI DPP Pusat Soal Kongres KNPI Ini Pernyataan Sikap OKP Kekaryaan Golkar

“KNPI sebagai produk Golkar telah terbukti berhasil menjadi wadah estafet kepemimpinan nasional, ” jelas dia.

Akbar memaparkan, KNPI juga punya tugas  mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan generasi muda untuk mengisi posisi strategis diberbagai sektor pembangunan nasional, dan penguatan karakter bangsa.

“Maka dari itu, semangat Kongres KNPI hari ini adalah bagaimana agar regenerasi kepemimpinan dan organisasi, harus on the track,” beber dia.

Akabr ingin Kongres yang digelar 18-21 Desember itu berjalan sesuai AD/ART sebagai rujukan tertinggi organisasi, dimana KNPI bertujuan mewujudkan persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI.

“Khususnya sebagai wadah perekat kemajemukan pemuda Indonesia,” pungkasnya.

Berikut Pernyataan sikap kami, OKP kekaryaan yang tergabung dalam KNPI:

  1. KNPI sebagai wadah bersatunya keberagaman antar pemuda Indonesia harus tetap dipelihara. Persatuan harus menjadi pilihan utama ditengah berbagai perbedaan
    pandangan politik pemuda Indonesia.
  2. KNPI harus mendorong partisipasi dan representasi politik generasi muda pada berbagai institusi politik ditingkat nasional maupun lokal dari legislatif hingga eksekutif.
  3. KNPI harus berperan aktif dalam Revisi UU Kepemudaan No.40 Tahun 2009, sehingga dapat memberdayakan, meningkatkan dan menguatkan peran pemuda menjadi lebih strategis sekaligus operasional dalam segala aspek rencana pembangunan nasional.
  4. KNPI harus mendorong dan memastikan regulasi pembangunan pemuda ditingkat daerah dengan dikeluarkannya Perda, Pergub, Perbub atau peraturan tingkat daerah lainnya terkait pembangunan kepemudaan.
  5. KNPI harus mendorong pemerintah daerah untuk membentuk struktur khusus pembangunan pemuda yang tidak tergabung dengan dinas lain seperti Disdik atau Disbudpar.
  6. KNPI harus mendorong sekaligus mengawal pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mewujudkan kota layak pemuda dengan membangun infrastruktur, fasilitas dan program yang mendukung aktivitas kepemudaan.
  7. KNPI harus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dan daerah dalam membantu pemerintah menciptakan pedoman atau sistem birokrasi yang ramah pemuda untuk meningkatkan partisipasi dan representasi generasi muda dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
  8. KNPI harus membantu pemerintah dalam mensinergikan sekaligus mensingkronkan berbagai program dan kebijakan kepemudaan agar tidak mengalami tumpang tindih dan saling menegasikan antar kementerian dan lembaga negara terkait.
  9. KNPI harus mengawasi dan memperbaiki pengelolaan dana program kepemudaan agar alokasi anggaran tepat sasaran dengan ikut serta dalam mengevaluasi hasil penyerapannya.
  10. KNPI harus mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjalankan prinsip transparansi, partisipasi, kolaborasi juga akuntabilitas dalam merumuskan kebijakan dan implementasi program kepemudaan.
  11. KNPI harus mendorong dan mengawal pembangunan kepemudaan menjadi prioritas dalam RPJMN pada dimensi politik, ekonomi dan sosial sebagai upaya bersama dalam menyambut berbagai tantangan dan peluang bonus demografi.
  12. KNPI harus menjadi inisiator penyelenggaraan penelitian dan kajian dalam rangka menyusun pondasi perumusan rencana aksi nasional kepemudaan dalam mengelola dampak revolusi industri 4.0 dan menata potensi bonus demografi agar lebih terpadu.
  13. KNPI harus mampu menjadi kolaborator multipihak dalam rangka meningkatkan lifeskill generasi muda agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menempa keterampilan yang dibutuhkan di era the great shifting.
  14. KNPI harus tampil di depan dalam melawan penyakit masyarakat yang menyasar para pemuda, seperti peredaran narkoba, LGBT, seks bebas, radikalisme, konflik SARA, bullyng, cyber crime dan lainnya.
  15. KNPI harus terlibat aktif dalam isu sosial strategis kepemudaan seperti lapangan kerja, Masyarakat ekonomi Asean (MEA), fasilitas kesehatan, pembangunan keluarga muda, regenerasi petani muda, regenerasi nelayan muda, regenerasi pengusaha muda, pemberdayaan desa, tata kota, pengentasan kemiskinan, kualitas pendidikan, dan 16 subsektor ekonomi kreatif.
  16. KNPI harus melakukan rebranding atau peremajaan program agar sesuai dengan selera, dan tren generasi muda saat ini. Hal ini diperlukan dengan menimbang dinamika perilaku generasi muda yang benar-benar berbeda jika dibandingkan dengan generasi KNPI lima hingga sepuluh tahun yang lalu. Upaya ini merupakan cara agar KNPI tetap mendapatkan tempat sekaligus relevan ditengah generasi muda yang mulai berubah secara etos, prinsip, perilaku, karakteristik hingga paragdimanya.

Sumber Link jawapos.com

3 Alasan Bung Fajrie Layak Memimpin DPP KNPI

News

Dukungan buat Noer Fajrieansyah atau biasa disapa Bung Fajrie untuk memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2018-2021 makin kuat.

Berita KNPI DPP Pusat 3 Alasan Bung Fajrie Layak Memimpin DPP KNPI

Bung Fajrie diyakini cocok memimpin KNPI karena memiliki terobosan, kemampuan dan jaringan yang luas untuk mewujudkan organisasi kepemudaan yang memiliki kontribusi berperan aktif dalam pembangunan nasional

“Bung Fajrie figur yang lengkap karena menjanjikan dalam membangun narasi besar membangun pemuda Indonesia yang mandiri dan kreatif,” ujar Ketua DPD KNPI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hamdan Kasim, akhir pekan kemarin.

Menurut Hamdan, kepemimpinan Bung Fajrie memberi harapan yang besar bagi pemuda Indonesia bahwa mantan Ketua Umum PB HMI tersebut akan melahirkan narasi besar kebangsaan mewujudkan persatuan dalam keragaman.

“Apalagi visi Bung Fajri melalui satu napas pemuda Indonesia sesuai dengan tujuan KNPI yakni terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI,” ujarnya.

Hamdan mengatakan, terdapat tiga alasan utama yang membuat Bung Fajrie layak memimpin DPP KNPI.

“Pertama, kepemimpinan Fajrie sudah teruji saat memimpin HMI yang merupakan organisasi kemahasiswaaan tertua dan terbesar di Indonesia. Kedua, figur Fajrie merupakan sosok muda yang energik yang bisa mewakili kaum millennial saat ini. Apalagi Indonesia akan memasuki bonus demografi di mana jumlah anak-anak muda produktif akan banyak jumlahnya dibandingkan penduduk usia tua. Kehadiran Bung Fajrie memimpin KNPI akan mampu menjawab kebutuhan kaum millenial tersebut memenangkan persaingan di era globalisasi,” katanya.

“Ketiga, Bung Fajrie diusung oleh organisasi kepemudaan yang beragam dalam Kongres XV Pemuda/KNPI nanti (18-21 Desember 2018 di Bogor). Terdapat dukungan dari organisasi kepemudaan berlatar belakang kekaryaan, nasionalis, keagamaan. Keberagamaan yang dimiliki bangsa Indonesai merupakan sebuah kekuatan besar. Sejak awal pemuda mesti memahami dan menghayati tentang keberagaman tersebut,” imbuh Hamdan.

Dia menilai, Fajrie adalah sosok miniatur Indonesia. “Keragaman sangat kental dalam sosok Bung Fajrie,” pungkas Hamdan yang pernah menjadi salah seorang ketua bidang di era kepemimpinan Noer Fajrieansyah. (adk/jpnn)

 

Sumber Link jpnn.com

Dukungan Terus Mengalir, Bung Fajrie Figur yang Lengkap Memimpin KNPI

News

Dukungan untuk Noer Fajrieansyah memimpin KNPI periode 2018-2021 terus mengalir. Bung Fajrie diyakini cocok memimpin KNPI karena memiliki terobosan, kemampuan dan jaringan yang kuat mewujudkan organisasi kepemudaan yang memiliki kontribusi berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Berita KNPI DPP Pusat fajriansyah Figur yang Lengkap Memimpin KNPI

Kepemimpinan Bung Fajrie memiliki harapan yang besar bagi pemuda Indonesia, bahwa mantan Ketua Umum PB HMI tersebut akan mampu melahirkan narasi besar kebangsaan mewujudkan persatuan dalam keberagaman yang ada di Indonesia. Apalagi visi Bung Fajri melalui satu nafas pemuda Indonesia sesuai dengan tujuan KNPI yakni terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI.

“Bung Fajrie figur yang lengkap karena menjanjikan dalam membangun narasi besar membangun pemuda Indonesia yang mandiri dan kreatif,” ujar Hamdan Kasim, Ketua DPD KNPI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jakarta, Minggu (16/12/2018).

Menurut Hamdan, terdapat tiga faktor yang membuat Bung Jafrie layak memimpin DPP KNPI, pertama, kepemimpinan Fajrie sudah teruji saat memimpin HMI yang merupakan organisasi kemahasiswaaan tertua dan terbesar di Indonesia.

Kedua, Figur Fajrie merupakan sosok muda yang energik yang bisa mewakili kaum millennial saat ini. Apalagi Indonesia akan memasuki bonus demografi dimana jumlah anak-anak muda produktif akan banyak jumlahnya dibandingkan penduduk usia tua.

Kehadiran Bung Fajrie memimpin KNPI akan mampu menjawab kebutuhan kaum millenial tersebut memenangkan persaingan di era globalisasi.

Ketiga, Bung Fajrie diusung oleh organisasi kepemudaan yang beragam dalam Kongres XV Pemuda/KNPI akan dilaksanakan pada 18-21 Desember 2018 di Bogor Provinsi Jawa Barat ini.

Terdapat dukungan dari organisasi kepemudaan berlatar belakang kekaryaan, nasionalis, keagamaan. Keberagamaan yang dimiliki bangsa Indonesai merupakan sebuah kekuatan besar. Sejak awal pemuda mesti memahami dan menghayati tentang keberagaman tersebut.

“Sosok Bung Fajrie bisa dikatakan miniatur Indonesia, karena keberagaman sangat kental dalam sosok beliau,” pungkas Hamdan yang pernah menjadi salah seorang ketua bidang di era kepemimpinan Noer Fajrieansyah.

Caketum KNPI ini Komitmen Lahirkan Pemuda Profesional

News

Noer Fajrieansyah memantapkan dirinya maju menjadi calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Kongres Pemuda/KNPI XV di Kota Bogor meski sekarang ini tengah berkarir profesional di salah satu perusaan BUMN. Ia pun berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang profesional.

Berita Ketum KNPI DPP Pusat Fajriansyah Komitmen Lahirkan Pemuda ProfesionalMantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini berpandangan, pemuda memiliki segala macam potensi untuk membangun Indonesia. “Pemuda itu istilahnya bukan hanya ‘kayu bakar’ yang digunakan sebagai bahan bakar lalu setelah itu dibiarkan saja,” ucap pria yang akrab disapa Fajrie ini saat berbincang dengan pada media di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin malam (17/12/2018).

Istilah “kayu bakar” digunakannya untuk merujuk “tradisi” di tanah air yang kerap menggunakan pemuda sebagai agen perubahan. Dalam beberapa kali perubahan besar di Indonesia, pemuda memang memiliki peran sebagai penggerak. “Tapi setelah itu, dalam pembuatan kebijakan pemuda tidak dilibatkan sama sekali, ” jelas Fajrie.

Maka dari itu, lanjutnya, melalui KNPI Fajrie ingin sedikit merubah posisi pemuda di Indonesia.  Menurutnya, sudah banyak contoh yang membuktikan bahwa pemuda Indonesia dapat berbuat banyak untuk bangsanya seperti beberapa pendiri perusahaan start up tanah air yang memang masih sangat muda usianya.

“Bahkan di Malaysia sudah ada menterinya yang masih di bawah 30 tahun. Pemerintah kita harusnya mulai berani,” katanya.

Fajrie menegaskan, dirinya ingin menonjolkan aspek profesionalitasnya dalam pemilihan Ketua Umum KNPI periode 2018 – 2021 ini. Ia ingin mengikis hanya stigma hanya aktivis saja yang mampu mengelola organisasi. “Ini panggilan jiwa, mengejar pengabdian, kita tidak bicara label gaji apa segala macam, tapi bicara masalah panggilan jiwa,” pungkasnya. (jaa)

 

Sumber Link indopos.com

Jelang Kongres KNPI Kolaborasi dan Inovasi, Cara Ideal Memberdayakan Potensi Dahsyat KNPI

News

Heterogenitas Indonesia menjadi gambaran yang harus diverminkan setiap wadah perkumpulan yang mengatasnamakan bangsa ini. KNPI sebagai wadah pemuda juga tentu mesti menjadi perwujudan dari keberagaman tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Zein While, Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara. Menurutnya, KNPI harus mampu memposisikan keragaman tersebut menjadi sebuah potensi untuk diekploitasi .

“Mempotensikan diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa tejadi apabila ada ruang yang adil untuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” ujar dia.lewat siaran persnya di Jakarta, Selasa (18/12).

Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara, Zhein While (Ist/JawaPos.com)

 

Kehendak untuk turut menjaga keberagaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolabirasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, di dahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang menjurus kepada ancaman terhadap tenun kebangsaan, juga harus menjadi concern dari KNPI.

“Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hal ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” tandasnya.

source : jawapos.com