Cuplikan Tangan Dingin Seorang Pram ”Jalan Raya Pos, Jalan Daendels”

Daily Notes Inspiration Uncategorized

Nama Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Terbitan/Tahun: Lentera Dipantara/2005,2006,2017
Jumlah Halaman: 145
Jenis Buku: Novel

 

Pramoedya Ananta Toer adalah anak bangsa yang bertangan dingin dalam dunia tulis-menulis. Berbagai tulisan dalam bentuk novel telah dia persembahkan untuk menginspirasi bukan hanya anak bangsa namun dunia. Berbagai karya novelnya telah diterjemahkan kedalam bahasa asing dan sekaligus beliau mendapat penghargaan dari dunia, seperti PEN American Center, The Found for Free Expression, Wertheim Award, Ramon Magsaysay Award dll.

Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels merupakan salah satu karya Pram yang menyinggung kengerian masa pembangunan jalan Anyer-Panarukan. Mayat-mayat kuli yang saat itu mati kelaparan atau karena sakit maupun mendapat hukuman, digantung di pohon-pohon, bergelimpangan di pinggir pembangunan atau hanya sekedar dikubur massal.

Cerita ini menggugah pembaca, khususnya anak Bangsa Indonesia agar mengingat sejarah betapa menyedihkannya menjadi bangsa kuli, kuli dari bangsa-bangsa sehingga mencegah kita untuk jatuh kedalam lubang yang sama. Tentu cerita ini juga menjadi rambu-rambu bagi kita agar tidak menjadi bangsa penjajah terhadap bangsa lain, tetapi kita menjunjung tinggi rasa kemanusian dan ketertiban dunia.

Pembangunan jalan Anyer-Panarukan merupakan bagian dari kepentingan Napoleon di Bumi Nusantara melalui Daendels, mengingat Perancis telah hampir kehilangan semua tanah jajahan dari Inggris. Fungsi dari jalur Anyer-Panarukan adalah untuk memudahkan jalur informasi melalui pos dan mempermudah jalur distribusi militer, walau pada akhirnya berpengaruh terhadap perdagangan. Novel lain yang mengisahkan betapa pentingnya Nusantara di mata Napoleon adalah “Perang Napoleon Di Jawa 1811”, karya Jean Rocher (Agustus 2011).

Cerita lainnya dari Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” adalah jalan Anyer-Panarukan sudah ada sejak zaman nusantara sedang berjaya di era Majapahit. Jalur yang menghubungkan tanah Jawa untuk perdagangan melalui darat. Dalam analisa Pram dalam bentuk novel Daendels hanya melebarkan dan melakukan pengerasan jalan dari yang sudah ada. Artinya Daendels tidak melakukan babat alas atau membuka jalur baru namun masyarakat nusantara yang sudah membuka jalur tersebut untuk jalur perdagangan.

Melalui Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” Pram memberikan informasi baru kepada kita mengenai Jalan Anyer-Panarukan yang selama ini tidak pernah dibuka secara gamblang oleh pemerintah. Sayangnya memang informasi pram berbentuk novel yang umumnya beliau dapatkan dari cerita-cerita para tetua semasa dia kecil-remaja.

Seperti tulisan Pram dalam novelnya yang lain, berjudul “Arus Balik”  mega proyek Orde lama yang dia pimpin untuk menyelesaikan sejarah nusantara sirna bersama rezim kala itu. Hidupnya yang terkatung-katung menjadikan projek tersebut menjadi terkubur dalam liang cita-cita yang kembali bangkit dalam bentuk novel. Mungkin novel ini adalah bagian dari cita-cita Pram yang tidak kesampain untuk menyusun sejarah nusantara.

Semoga Novel Pram ini, “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” menjadi asumsi yang menginspirasi bagi kita. Kita adalah bangsa yang kalah dan menjadi bangsa kuli ratusan tahun namun bangkit pada 17 Agustus 1945 serta pernah menjadi macan Asia. Semoga para pembaca mengilhaminya!!! WRTW/KNPI.

 

Pius Bria: Konsolidasi Segera Dibangun untuk Musda KNPI NTT

Galeri News

Kupang Kartakita– Musyawarah Dewan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan digelar pada awal Oktober tahun 2020 mendatang di Kupang.

Demikian disampaikan Pius Agustinus Bria selaku Karteker Ketua KNPI NTT di Sasando Hotel Kupang, pada Minggu 20 September 2020 sore.

Menurutnya, ia ditunjuk sebagai Karteker KNPI wilayah NTT berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kareteker KNPI NTT sejak 10 September di Jakarta.

“Hari ini DPP SK Karateker sudah ditunjuk yakni Pius Bria sebagai Ketua, Sekretaris Yuliaris Mau, Bendahara Rivine C. Lengggu. Kita secara Nasional mengambil sikap pada visi yang sebenarnya. Memberikan kontribusi kepada NTT secara lebih baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, dasar karateker ini sudah dikeluarkan dengan alasan organisatoris berdasarkan AD/ART.

“Kami merujuk pada konstitusi organisasi selama ini. Komunikasi dengan DPD yang ada di NTT. Secara pribadi kami belum dalog dengan Bung Heri Boki selaku Ketua DPD tapi dari struktur sudah bangun komunikasi. Beliau secara nasional memang membentuk pilihan berbeda secara nasional. Kami akan duduk diskusi bersama untuk berbicara bersama. Secara Nasional DPP KNPI atas kepemimpinan resmi berdasarkan SK Kemenkumham. Fakta hukumnya jelas. Berdasarkan alasan hukum yang jelas maka kami akan lakukan konsolidasi seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Pius mengatakan, pelantikan KNPI di NTT akan digelar pada tanggal 28 Oktober 2020 nanti.

“Kami akan bangun visi besar yang dilahirkan dari NTT. Kita tetap berpatokan pada aturan organisasi. Kita akan lakukan konsolidasi ke seluruh OKP di NTT. Tetap komunikasi akan kita bangun dengan pihak yang bersebrangan. Tujuan kita satu yakni bagaimana merajut OKP ini agar membangun semangat baru di NTT,” katanya.

Menurutnya, meski secara nasional KNPI sedang mengalami dualisme kepemimpinan namun di bawah kepemimpinan Nurhajri Hasan sebanyak 150 program sudah dibentuk.

“Dualisme itu tidak menjadi alasan untuk patah semangat. Paling tidak semangat itu tetap dijalankan terlebih kepada semua OKP yang bernaung di bawah KNPI. Kalau memang konsolidasi mengalami mandek kita akan adu program. Kita akan bersurat ke Kesbangpol, Korem, kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris KNPI NTT, Yuliaris Mau menegaskan bahwa konsolidasi KNPI merujuk pada surat karteker dan akan mengukuhkan pengurus definitif di NTT.

“Ada dualisme secara nasional merujuk pada SK Kemenkumham menunjuk Nurhajri selaku ketua. Ke depan kami akan lakukan konsolidasi agar KNPI NTT satu adanya. Kami akan lakukan komunikasi menuju Musda awal Oktober nanti. Kita akan lakukan fungsi kontrol dan kritik merujuk pada fakta dan data,” katanya.

KNPI Minta Jangan Ada Yang Recoki BUMN

Galery News

RMco.id  Rakyat Merdeka – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berkomitmen mendukung pemerintah menciptakan budaya integritas dan profesionalitas di segala sektor. Tak terkecuali di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

KNPI meminta siapapun agar tak ‘merecoki’ BUMN. Terlebih melakukan praktik-praktik kotor dengan mengatasnamakan organisasi seperti KNPI.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Posko Krisis Center KNPI Zainal Rangkuti. Zainal berujar demikian untuk menanggapi adanya sejumlah oknum yang ‘memalak’ para direksi di sejumlah BUMN.

“Mereka sedang bekerja. Jangan diganggu dengan hal-hal yang memalukan,” tegas Zainal melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

BUMN yang notabene tulang punggung negara saat ini terus berbenah. Di bawah kepemimpinan Menteri BUMN, Erick Thorir, Kementerian tersebut makin menunjukkan tajinya.

“Jangan recoki. Kita kawal, kita kritisi secara konstruktif kalau memang ada aspek yang perlu diperbaiki. Jangan asbun,” tegas Zainal.

Hal senada diungkapkan Ketua Bidang BUMN DPP KNPI Faisal Saimima. Faisal menyayangkan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan KNPI membuat polemik tersebut.

Apalagi saat ini Kementerian BUMN sedang berbenah dan melakukan transformasi BUMN menjadi lebih baik.

“Kita seharusnya mendukung pembenahan yang sedang dilakukan Kementerian BUMN,” pungkasnya.

Sumber: https://rmco.id/baca-berita/nasional/45728/knpi-minta-jangan-ada-yang-recoki-bumn

Berita terkait:

https://www.jpnn.com/news/knpi-jangan-recoki-bumn

Dihadapan Wagub Riza Patria: DPD KNPI DKI Sampaikan Tolak Reklamasi Pantai Ancol

Galery News

                    Sumber Foto : Media Center DPP KNPI

Keputusan Gubernur Nomer 237 Tahun 2020 tentang izin perluasan kawasan Ancol telah menimbulkan polemik ditengah masyarakat. Terjadi pro dan kontra atas keputusan yang dianggap cacat secara prosedural maupun keadilan. Salah satu penolakan itu datang dari DPD KNPI DKI Jakarta.

Dihadapan Wakil Gubernur DKI Jakarta, A. Riza Patria, Caretaker DPD KNPI DKI Rachmat Ariyanto meminta pemerintah DKI mencabut kembali keputusan tersebut. Menurutnya kegiatan reklamasi ini memiliki sejarah panjang yang dimulai dengan Keputusan Presiden Nomer 52 Tahun 1995, memasuki masa dramatis ketika dieksekusi oleh Gubernur Ahok dan dihentikan pada awal Gubernur Anies. “Reklamasi harus dilihat sebagai sebuah kesatuan sejarah panjang yang mengikat, Gubernur tidak bisa seenaknya mencabut lalu menghidupkan lagi sebagian dengan narasi apapun” ujar Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat menilai keputusan Gubernur ini tidak memenuhi prinsip keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta. “Para pengusaha yang telah berproses terhadap 17 pulau reklamasi itu juga bagian dari warga Jakarta, Gubernur tidak elok mengadu domba antara kelompok masyarakat dengan dalih apapun untuk meloloskan keinginannya, tugas pemimpin untuk berdiri diatas semua golongan” kata Rachmat.

Pada prinsipnya DPD KNPI mendukung keputusan Anies untuk mencabut izin reklamasi terhadap 13 pulau sebagai bukti atas janji kampanye beliau. “Jadi pemimpin jangan ngakal, harus jujur, reklamasi itu satu kesatuan dilokasi yang juga saling berdekatan, kalau kata Gubernur reklamasi baik maka seluruh perencaaan awal reklamasi baik, ga mungkin sebagian reklamasi pulau baik dan sebagian lain buruk” ujar Rachmat.

Menurut Rachmat DPD KNPI DKI meminta Gubernur untuk mencabut keputusan perluasan kawasan Ancol tersebut dan menghentikan seluruh proses diatasnya, selanjutnya meminta Gubernur untuk menjalankan proses lahirnya sebuah kebijakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami meminta pemerintah membangun komunikasi dengan seluruh kelompok masyarakat, jangan hanya menerima masukan untuk melakukan pembenaran atas kebijakan, berbagai pendapat dan kepentingan harus dapat dikelola untuk mewujudkan maju kotanya bahagia warganya” tutup Rachmat.

Pengurus DPD KNPI DKI bersilaturahmi dengan Wagub A. Riza Patria hari ini Rabu 26 Agustus 2020. Dalam pertemuan tersebut Wagub didampingi oleh Kepala Kesbangpol DKI.WRTW KNPI.

Ikhtiar Rekonsiliasi KNPI Caretaker DKI Sambangi Wagub Riza Patria

Galery News

Belah tiga kepengurusan DPP KNPI ternyata juga berimbas kepada terbelahnya kepengurusan di provinsi, termasuk Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.Kondisi ini tentunya menghambat jalannya proses-proses kerja organisasi KNPI di DKI.

Berupaya untuk memecah kebekuan yang ada, Rachmat Ariyanto caretaker DPD KNPI DKI didampingi para pengurus mendatangi Wakil Gubernur DKI Jakarta, A. Riza Patria di balai kota Rabu 26 Agustus 2020.

Kehadiran mereka di balai kota meminta peran aktif dari Wagub yang juga jebolan KNPI agar dapat menjembatani terjadinya rekonsiliasi atau penyatuan pelaksanaan musda bersama DPD KNPI DKI Jakarta.

Menurut Rachmat sudah cukup dinamika organisasi dimainkan oleh masing-masing pihak, “Dengan segala kerendahan hati saya sebagai caretaker DPD KNPI DKI meminta Wagub Bang Riza agar turun tangan untuk menghimpun kami menemukan alasan-alasan kebersamaan, outputnya agar kami dapat duduk bersama dan merumuskan pelaksanaan kegiatan musda DPD KNPI DKI agar proses regenerasi dalam berjalan secara kondusif” ujar Rachmat.

Ikhtiar rekonsiliasi ini telah dikonsultasikan kepada Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah “Saudara Ketua Umum telah memberi izin serta menyambut positif niatan kami dari caretaker DPD KNPI DKI, beliau sangat mendukung dan mendoakan agar niatan ini dapat terwujud” kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan pilihan mendatangi Wagub Riza Patria karena dianggap sebagai orang yang tepat dalam menjawab permasalahan ini, “Bang Riza the right man on the right place and the right time pada saat ini dalam upaya rekonsiliasi DPD KNPI DKI, sebagai mantan aktivis KNPI pastinya beliau memahami proses dinamika organisasi dan spirit political exercise kaum muda, selain itu sebagai Wakil Gubernur beliau adalam pimpinan wilayah yang bertanggungjawab terhadap kehidupan seluruh unsur kelompok masyarakat termasuk pemuda” lanjut Rachmat.

DPP KNPI periode 2018 – 2021 telah terpecah menjadi tiga kepengurusan. Hingga saat ini masing-masing kepengurusan tetap berjalan menunjukkan eksistensi dan pengabdiannya.

KNPI Apresiasi Acara Penganugerahan RRI Terhadap Seniman “Puisi”

Articles Galeri News

                                                       Foto:Media Center DPP KNPI Satu Nafas

Jakarta-, Perayaan 17 Agustus 2020, Radio Republik Indonesia (RRI) melakukan penganugerahan kepada seniman, “puisi” dengan judul “Malam Apresiasi Puisi Indonesia Merdeka Covid”. Acara yang berlangsung di Auditorium Abduhrahman Saleh RRI Jakarta turut hadir jajaran pengurus DPP KNPI dan Direktur Utama RRI, Bapak M. Rohanudin.

Turut hadir memeriahkan acara tersebut adalah Zamawi Imron, Sutardji Calsoum Bachri, Acep Zamzam Noor, Dwiki Darmawan, Toto and star, Ardina Savitri, Nabila Gomez, Lucky Octavian, Lena Guslina dan Septian Dwicahyo.

Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajrieansyah mengatakan bahwa KNPI mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh RRI. Lebih lanjut, Fajrie yang merupakan lulusan Hukum Universitas Indonesia, menyampaikan acara ini merupakan bagian dari menghidupkan jiwa seni anak bangsa Indonesia.

“Kami dari KNPI sangat mengapresiasi acara penganugerahan seniman “Puisi” yang dilaksanakan oleh RRI karena hal ini akan menumbuhkan jiwa seni anak Bangsa Indonesia, imbuhnya.

Menurutnya seni merupakan salah satu budaya bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan karena seni adalah cara yang indah untuk menyampaikan kritik sosial. Seni terkadang lebih kritis dalam menyampaikan kritik sosial yang membangun dengan cara santun. Selain itu, Fajrie juga berharap penghargaan terhadap seniman Indonesia terus berlanjut.

“Kita harus melestarikan puisi sebagai budaya Bangsa Indonesia karena puisi memberikan kritik sosial yang indah dan santun, bahkan puisi terkadang lebih kritis dalam menyampaikan kritik sosial”.  “Saya juga berharap penghargaan terhadap seniman Indonesia terus berlanjut”, tutupnya.WRTW KNPI.

 

 

Rayakan Idul Adha Tahun Ini, KNPI Jadikan Kurban Sebagai Perekat Kebhinekaan

Articles Galeri News

 

 

 

 

RMco.id  Rakyat Merdeka – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-47, DPP KNPI mengadakan kegiatan Kurban Bersama Pemuda. Kegiatan ini mendapat respons yang luar biasa dari berbagai elemen lintas daerah dan agama. Hal ini penting untuk perekat pelestarian kebhinekaan agar tetap terjaga.

Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah mengucapkan terima kasih kepada semua pengkurban yang mempercayakan KNPI Satu Napas untuk menyalurkan daging kurban.

“Para pengkurban di antaranya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey satu sapi, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo satu sapi , pejabat pemerintah, pengurus DPP KNPI dan umat agama lain yang turut berpartisipasi. Total jumlah kurban ada 35 hewan, yakni 17 sapi dan 18 kambing. Semoga amal ibadah kurban diterima Allah. Dan Tuhan Yang Maha Esa membalas kebaikan para donatur’, tutur Noer.

Ketua Harlah KNPI Ke-47, Pio Bria mengungkapkan, kegiatan Kurban ini menjadi milik bersama.

“Perayaan Idul Adha yang bertepatan dengan HUT KNPI Ke-47 menjadi momentum merawat pluralisme. Bantuan hewan kurban datang dari berbagai umat beragama. Kita menyambut baik hal ini karena bagian dari menjaga kebhinekaan dalam beragama”, tutur Pio.

Ahmad Sugiyono selaku Ketua Bidang Agama sekaligus Koordinator Kurban menambahkan, daging kurban akan dibagikan ke berbagai tempat, terutama yang terdampak Covid-19.

“Selain dibagikan ke warga sekitar media center DPP KNPI, daging kurban dibagikan semua wilayah DKI Jakarta, ke panti asuhan, ke “manusia grobak” yang ada di jalan dan ke orang-orang yang membutuhkan, ungkapnya.

Sumber: https://rmco.id/baca-berita/nasional/42768/rayakan-idul-adha-tahun-ini-knpi-jadikan-kurban-sebagai-perekat-kebhinekaan

berita terkait:

https://www.tribunnews.com/images/editorial/view/1853076/knpi-berbagi-daging-kurban

https://news.detik.com/foto-news/d-5117054/berbagi-hewan-kurban-untuk-sesama-yang-membutuhkan

http://kartakita.com/?s=knpi

 

Program Dapur Umum KNPI Bagikan 32 Ribu Paket Makanan Ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Galery News

 

Jakarta- Masih dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KNPI yang ke 47, DPP KNPI menggelar berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya kegiatan dapur umum yang membagikan 32.000 paket makanan ke masyarakat yang membutuhkan diwilayah Jabodetabek.

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia, Pio Bria, Pelaksanaan Program Dapur Umum di bagi 20 titik, dengan masing-masing titik sejumlah 1.600 paket mulai dari tanggal 1 Agustus hingga 2 Agustus 2020.

Zieko C Odang Ketua Bidang OKK mengatakankegiatan dapur umum ini merupakan kerjasama antara DPP KNPI dengan Bank Indonesia dalam program dedikasi untuk negeri, dan tak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kerjasamanya sehingga acara ini dapat terlaksana sesuai dengan yg kita harapkan bersama. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut kami juga melibatkan organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun didalam KNPI.

Selain kegiatan sosial tersebut, kami juga menyampaikan pentingnya sikap saling peduli antar sesama, semangat pantang menyerah dan tetap melakukan hal yang kreatif produktif untuk bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19, serta yang utama adalah pentingnya menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan dimasa pemulihan pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya tersebut juga disampaikan pesan kebangsaan, bahwa kegiatan pembagian paket makanan tersebut dilakukan tanpa melihat latar belakang suku dan agama. Karena kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menguatkan nilai-nilai kebhinekaan dan kebangsaan. “Satu Nafas Kebhinekaan, Satu Nafas Kebangsaan” Tutup Zieko.

Kegiatan tersebut mendapat respon yang luar biasa dari warga, dalam acara tersebut dihadiri puluhan warga dan beberapa kepala Rukun Tetangga (RT) yang hadir untuk menerima paket tersebut secara simbolis.

Salah satunya Ibu Sumyati Ketua RT 02. Yang menjadi perwakilan warga dalam sambutannya menyatakan sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya kegiatan dapur umum tersebut. Karena kami masak sendiri dan ini bagus untuk pendidikan masyarakat, kami bekerjasama sesama warga dan membagikan ke warga yang memang membutuhkan. “Saya berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan dan mudah-mudahan ada kegiatan bersama lagi dengan KNPI” ujar Sumyati.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan membagikan paket makanan bersama pengurus DPP KNPI dan warga ke masyarakat sekitar yang bertempat di RT 02/01 Kelurahan Bangka, Kemang – Jakarta Selatan.

Acara tersebut di hadiri oleh Zieko C Odang Ketua Bidang OKK, M.Ikhsan Ketua Bidang Infokom, Dewi Batubara Ketua Bidang Olahraga dan beberapa pengurus dari DPP KNPI.WRTW KNPI.

 

 

Panitia Qurban Pemuda Bahas Teknis Persiapan Hari-H

Articles Galery News

                       Foto: Media Center DPP KNPI

Jakarta- Panitia Qurban Pemuda mengadakan rapat untuk membahas persiapan teknis pembagian daging qurban pada 1 Agustus 2020. Acara rapat yang berlangsung 30 Juli 2020 di Media Center DPP KNPI Satu Nafas, turut hadir adalah Pio Bria selaku Ketua Panitia, Aliah Sayuti sebagai Sekertaris Panitia, Ogie Ketua DPP Bidang Keagamaan serta jajaran panitia lainnya.

Pio Bria selaku ketua panitia menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas persoalan teknis pada 1 Agustus 2020, seperti jumlah orang, kebutuhan peralatan, lokasi dan persiapan lainnya. “Kita hanya membahas soal teknis lapangan pada hari-H, seperti jumlah orang, peralatan yang dibutuhkan, lokasi tempat untuk acara qurban dan persiapan lainnya”, pungkasnya.

Harapan dan doa dari masyarakat agar pada hari H berjalan dengan lancar, disampaikan oleh Sekertaris Panitia Qurban Pemuda, Aliah Sayuti. “kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar acara pada 1 Agustus 2020 nanti berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat”, tuturnya.WRTW KNPI.

Merayakan Harla Ke 47 KNPI Dan GPI Melakukan Wakaf Al-Qur’an

Articles News

Bertempat di Media Center DPP KNPI, hari ini Kamis 23 Juli 2020 DPP KNPI Bersama Gerakan Pemuda Islam (GPI) menggelar penyerahan simbolis Al-qur’an. Acara tersebut dihadiri oleh Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin, Bendahara Umum DPP KNPI Tweddy N Ginting, Sekjen GPI Diko Nugraha serta Ust. Lukman dari Lembaga Pendidikan Al-qur’an Attaqwa Matraman

Wakaf Al-Qur’an yang dilakukan DPP KNPI dan GPI akan dibagikan langsung ke adik-adik penghapal Al-Qur’an (tahfidz) melalui pesantren beberapa daerah dengan target sebanyak 1.000 Al-Qur’an. Pembagian Al-Qur’an ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun KNPI yang ke 47 dengan tema “Satu Nafas Kebangsaan, Satu Nafas Kebhinekaan”.

Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin menyampaikan KNPI akan selalu hadir untuk semua kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indoensia. Semoga calon tahfidz bukan hanya saja mengahapal isinya, tetapi juga menjiwai isinya sehingga bisa bermanfaat bukan hanya untuk Indonesia namun juga untuk dunia.

“Kami selalu mendukung apapun program yang baik dan bermanfaat, dalam program ini kami berharap para calon tahfidz selain dapat menghapal juga harus dapat menjiwai isinya supaya dapat berdampak baik bagi umat diseluruh dunia”. Mudah-mudahan kegiatan ini bukan menjadi langkah akhir tapi menjadi langkah awal untuk menggerakkan hati bagi teman-teman yang belum sempat berpartisipasi dikesempatan kali ini”, tuturnya.

 

Bendahara Umum DPP KNPI, Tweddy N Ginting menambahkan KNPI bersyukur bisa melaksanakan kegiatan wakaf Al-Qur’an. Semoga acara yang sederhana ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda maupun element masyarakat yang lain untuk berpartisipasi. Kita harus saling bantu sesama bangsa Indonesia karena di luar sana masih banyak yang membutuhkan bantuan.

“kami bersyukur dapat menyelenggarakan Program Nasional Wakaf Al-Quran dan kami berharap program ini dapat berkelanjutan kami juga mengajak seluruh komponen baik pengurus maupun bukan pengurus KNPI dimanapun berada tergerak hatinya ikut berpartisipasi”. “Semoga program ini menjadi triger untuk pihak manapun yang ingin mensuport kegiatan ini karena mengingat kebutuhan para tahfidz diseluruh pelosok tanah air masih banyak”, pungkasnya.

Sekjen GPI  Diko Nugraha menyampaikan apresiasi kerjasama wakaf Al-Qur’an. Kegiatan ini meruapakan dukungan tehadap syiar dan dakwah serta minat membaca. Al-Qur’an. Lebih lanjut Diko menyampaikan bahwa program ini adalah yang pertama kali di dalam lembaga KNPI dan semoga tersu berlanjut ke organisasi pemuda yang bernaung di dalam KNPI.

Sebagai penutup Ust.Lukman menyampaikan ucapan terimakasih kepada KNPI dan orang-orang yang mewakafkan Al-Qur’an. Dalam acara tersebut Ust.Lukman memanjatkat doa agar kebaikkan orang-orang terlibat dalam acara wakaf Al-Qur”an diberikan kelimpahan dari Tuahan Yang Maha Esa.WRTW KNPI.