Soal Kongres KNPI, Ini Pernyataan Sikap OKP Kekaryaan Golkar

News

OKP Kekaryaan Golkar menyatakan sikapnya terkait gelaran Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2018. KNPI periode 2018-2021 diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan persatuan pemuda.

Sekjen DPP AMPI, Akbar Andi Leluasa mengatakan, KNPI harus kembali ke khittah-nya sebagaimana ketika didirikan oleh David Napitulu. Yakni menghimpun seluruh potensi generasi muda dengan maksud menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan kesadaran sebagai suatu bangsa, yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Berita KNPI DPP Pusat Soal Kongres KNPI Ini Pernyataan Sikap OKP Kekaryaan Golkar

“KNPI sebagai produk Golkar telah terbukti berhasil menjadi wadah estafet kepemimpinan nasional, ” jelas dia.

Akbar memaparkan, KNPI juga punya tugas  mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan generasi muda untuk mengisi posisi strategis diberbagai sektor pembangunan nasional, dan penguatan karakter bangsa.

“Maka dari itu, semangat Kongres KNPI hari ini adalah bagaimana agar regenerasi kepemimpinan dan organisasi, harus on the track,” beber dia.

Akabr ingin Kongres yang digelar 18-21 Desember itu berjalan sesuai AD/ART sebagai rujukan tertinggi organisasi, dimana KNPI bertujuan mewujudkan persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI.

“Khususnya sebagai wadah perekat kemajemukan pemuda Indonesia,” pungkasnya.

Berikut Pernyataan sikap kami, OKP kekaryaan yang tergabung dalam KNPI:

  1. KNPI sebagai wadah bersatunya keberagaman antar pemuda Indonesia harus tetap dipelihara. Persatuan harus menjadi pilihan utama ditengah berbagai perbedaan
    pandangan politik pemuda Indonesia.
  2. KNPI harus mendorong partisipasi dan representasi politik generasi muda pada berbagai institusi politik ditingkat nasional maupun lokal dari legislatif hingga eksekutif.
  3. KNPI harus berperan aktif dalam Revisi UU Kepemudaan No.40 Tahun 2009, sehingga dapat memberdayakan, meningkatkan dan menguatkan peran pemuda menjadi lebih strategis sekaligus operasional dalam segala aspek rencana pembangunan nasional.
  4. KNPI harus mendorong dan memastikan regulasi pembangunan pemuda ditingkat daerah dengan dikeluarkannya Perda, Pergub, Perbub atau peraturan tingkat daerah lainnya terkait pembangunan kepemudaan.
  5. KNPI harus mendorong pemerintah daerah untuk membentuk struktur khusus pembangunan pemuda yang tidak tergabung dengan dinas lain seperti Disdik atau Disbudpar.
  6. KNPI harus mendorong sekaligus mengawal pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mewujudkan kota layak pemuda dengan membangun infrastruktur, fasilitas dan program yang mendukung aktivitas kepemudaan.
  7. KNPI harus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dan daerah dalam membantu pemerintah menciptakan pedoman atau sistem birokrasi yang ramah pemuda untuk meningkatkan partisipasi dan representasi generasi muda dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
  8. KNPI harus membantu pemerintah dalam mensinergikan sekaligus mensingkronkan berbagai program dan kebijakan kepemudaan agar tidak mengalami tumpang tindih dan saling menegasikan antar kementerian dan lembaga negara terkait.
  9. KNPI harus mengawasi dan memperbaiki pengelolaan dana program kepemudaan agar alokasi anggaran tepat sasaran dengan ikut serta dalam mengevaluasi hasil penyerapannya.
  10. KNPI harus mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjalankan prinsip transparansi, partisipasi, kolaborasi juga akuntabilitas dalam merumuskan kebijakan dan implementasi program kepemudaan.
  11. KNPI harus mendorong dan mengawal pembangunan kepemudaan menjadi prioritas dalam RPJMN pada dimensi politik, ekonomi dan sosial sebagai upaya bersama dalam menyambut berbagai tantangan dan peluang bonus demografi.
  12. KNPI harus menjadi inisiator penyelenggaraan penelitian dan kajian dalam rangka menyusun pondasi perumusan rencana aksi nasional kepemudaan dalam mengelola dampak revolusi industri 4.0 dan menata potensi bonus demografi agar lebih terpadu.
  13. KNPI harus mampu menjadi kolaborator multipihak dalam rangka meningkatkan lifeskill generasi muda agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menempa keterampilan yang dibutuhkan di era the great shifting.
  14. KNPI harus tampil di depan dalam melawan penyakit masyarakat yang menyasar para pemuda, seperti peredaran narkoba, LGBT, seks bebas, radikalisme, konflik SARA, bullyng, cyber crime dan lainnya.
  15. KNPI harus terlibat aktif dalam isu sosial strategis kepemudaan seperti lapangan kerja, Masyarakat ekonomi Asean (MEA), fasilitas kesehatan, pembangunan keluarga muda, regenerasi petani muda, regenerasi nelayan muda, regenerasi pengusaha muda, pemberdayaan desa, tata kota, pengentasan kemiskinan, kualitas pendidikan, dan 16 subsektor ekonomi kreatif.
  16. KNPI harus melakukan rebranding atau peremajaan program agar sesuai dengan selera, dan tren generasi muda saat ini. Hal ini diperlukan dengan menimbang dinamika perilaku generasi muda yang benar-benar berbeda jika dibandingkan dengan generasi KNPI lima hingga sepuluh tahun yang lalu. Upaya ini merupakan cara agar KNPI tetap mendapatkan tempat sekaligus relevan ditengah generasi muda yang mulai berubah secara etos, prinsip, perilaku, karakteristik hingga paragdimanya.

Sumber Link jawapos.com

Dukungan Terus Mengalir, Bung Fajrie Figur yang Lengkap Memimpin KNPI

News

Dukungan untuk Noer Fajrieansyah memimpin KNPI periode 2018-2021 terus mengalir. Bung Fajrie diyakini cocok memimpin KNPI karena memiliki terobosan, kemampuan dan jaringan yang kuat mewujudkan organisasi kepemudaan yang memiliki kontribusi berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Berita KNPI DPP Pusat fajriansyah Figur yang Lengkap Memimpin KNPI

Kepemimpinan Bung Fajrie memiliki harapan yang besar bagi pemuda Indonesia, bahwa mantan Ketua Umum PB HMI tersebut akan mampu melahirkan narasi besar kebangsaan mewujudkan persatuan dalam keberagaman yang ada di Indonesia. Apalagi visi Bung Fajri melalui satu nafas pemuda Indonesia sesuai dengan tujuan KNPI yakni terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI.

“Bung Fajrie figur yang lengkap karena menjanjikan dalam membangun narasi besar membangun pemuda Indonesia yang mandiri dan kreatif,” ujar Hamdan Kasim, Ketua DPD KNPI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Jakarta, Minggu (16/12/2018).

Menurut Hamdan, terdapat tiga faktor yang membuat Bung Jafrie layak memimpin DPP KNPI, pertama, kepemimpinan Fajrie sudah teruji saat memimpin HMI yang merupakan organisasi kemahasiswaaan tertua dan terbesar di Indonesia.

Kedua, Figur Fajrie merupakan sosok muda yang energik yang bisa mewakili kaum millennial saat ini. Apalagi Indonesia akan memasuki bonus demografi dimana jumlah anak-anak muda produktif akan banyak jumlahnya dibandingkan penduduk usia tua.

Kehadiran Bung Fajrie memimpin KNPI akan mampu menjawab kebutuhan kaum millenial tersebut memenangkan persaingan di era globalisasi.

Ketiga, Bung Fajrie diusung oleh organisasi kepemudaan yang beragam dalam Kongres XV Pemuda/KNPI akan dilaksanakan pada 18-21 Desember 2018 di Bogor Provinsi Jawa Barat ini.

Terdapat dukungan dari organisasi kepemudaan berlatar belakang kekaryaan, nasionalis, keagamaan. Keberagamaan yang dimiliki bangsa Indonesai merupakan sebuah kekuatan besar. Sejak awal pemuda mesti memahami dan menghayati tentang keberagaman tersebut.

“Sosok Bung Fajrie bisa dikatakan miniatur Indonesia, karena keberagaman sangat kental dalam sosok beliau,” pungkas Hamdan yang pernah menjadi salah seorang ketua bidang di era kepemimpinan Noer Fajrieansyah.