Ikhtiar Rekonsiliasi KNPI Caretaker DKI Sambangi Wagub Riza Patria

Galery News

Belah tiga kepengurusan DPP KNPI ternyata juga berimbas kepada terbelahnya kepengurusan di provinsi, termasuk Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.Kondisi ini tentunya menghambat jalannya proses-proses kerja organisasi KNPI di DKI.

Berupaya untuk memecah kebekuan yang ada, Rachmat Ariyanto caretaker DPD KNPI DKI didampingi para pengurus mendatangi Wakil Gubernur DKI Jakarta, A. Riza Patria di balai kota Rabu 26 Agustus 2020.

Kehadiran mereka di balai kota meminta peran aktif dari Wagub yang juga jebolan KNPI agar dapat menjembatani terjadinya rekonsiliasi atau penyatuan pelaksanaan musda bersama DPD KNPI DKI Jakarta.

Menurut Rachmat sudah cukup dinamika organisasi dimainkan oleh masing-masing pihak, “Dengan segala kerendahan hati saya sebagai caretaker DPD KNPI DKI meminta Wagub Bang Riza agar turun tangan untuk menghimpun kami menemukan alasan-alasan kebersamaan, outputnya agar kami dapat duduk bersama dan merumuskan pelaksanaan kegiatan musda DPD KNPI DKI agar proses regenerasi dalam berjalan secara kondusif” ujar Rachmat.

Ikhtiar rekonsiliasi ini telah dikonsultasikan kepada Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah “Saudara Ketua Umum telah memberi izin serta menyambut positif niatan kami dari caretaker DPD KNPI DKI, beliau sangat mendukung dan mendoakan agar niatan ini dapat terwujud” kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan pilihan mendatangi Wagub Riza Patria karena dianggap sebagai orang yang tepat dalam menjawab permasalahan ini, “Bang Riza the right man on the right place and the right time pada saat ini dalam upaya rekonsiliasi DPD KNPI DKI, sebagai mantan aktivis KNPI pastinya beliau memahami proses dinamika organisasi dan spirit political exercise kaum muda, selain itu sebagai Wakil Gubernur beliau adalam pimpinan wilayah yang bertanggungjawab terhadap kehidupan seluruh unsur kelompok masyarakat termasuk pemuda” lanjut Rachmat.

DPP KNPI periode 2018 – 2021 telah terpecah menjadi tiga kepengurusan. Hingga saat ini masing-masing kepengurusan tetap berjalan menunjukkan eksistensi dan pengabdiannya.