3 Alasan Bung Fajrie Layak Memimpin DPP KNPI

News

Dukungan buat Noer Fajrieansyah atau biasa disapa Bung Fajrie untuk memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2018-2021 makin kuat.

Berita KNPI DPP Pusat 3 Alasan Bung Fajrie Layak Memimpin DPP KNPI

Bung Fajrie diyakini cocok memimpin KNPI karena memiliki terobosan, kemampuan dan jaringan yang luas untuk mewujudkan organisasi kepemudaan yang memiliki kontribusi berperan aktif dalam pembangunan nasional

“Bung Fajrie figur yang lengkap karena menjanjikan dalam membangun narasi besar membangun pemuda Indonesia yang mandiri dan kreatif,” ujar Ketua DPD KNPI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hamdan Kasim, akhir pekan kemarin.

Menurut Hamdan, kepemimpinan Bung Fajrie memberi harapan yang besar bagi pemuda Indonesia bahwa mantan Ketua Umum PB HMI tersebut akan melahirkan narasi besar kebangsaan mewujudkan persatuan dalam keragaman.

“Apalagi visi Bung Fajri melalui satu napas pemuda Indonesia sesuai dengan tujuan KNPI yakni terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya NKRI,” ujarnya.

Hamdan mengatakan, terdapat tiga alasan utama yang membuat Bung Fajrie layak memimpin DPP KNPI.

“Pertama, kepemimpinan Fajrie sudah teruji saat memimpin HMI yang merupakan organisasi kemahasiswaaan tertua dan terbesar di Indonesia. Kedua, figur Fajrie merupakan sosok muda yang energik yang bisa mewakili kaum millennial saat ini. Apalagi Indonesia akan memasuki bonus demografi di mana jumlah anak-anak muda produktif akan banyak jumlahnya dibandingkan penduduk usia tua. Kehadiran Bung Fajrie memimpin KNPI akan mampu menjawab kebutuhan kaum millenial tersebut memenangkan persaingan di era globalisasi,” katanya.

“Ketiga, Bung Fajrie diusung oleh organisasi kepemudaan yang beragam dalam Kongres XV Pemuda/KNPI nanti (18-21 Desember 2018 di Bogor). Terdapat dukungan dari organisasi kepemudaan berlatar belakang kekaryaan, nasionalis, keagamaan. Keberagamaan yang dimiliki bangsa Indonesai merupakan sebuah kekuatan besar. Sejak awal pemuda mesti memahami dan menghayati tentang keberagaman tersebut,” imbuh Hamdan.

Dia menilai, Fajrie adalah sosok miniatur Indonesia. “Keragaman sangat kental dalam sosok Bung Fajrie,” pungkas Hamdan yang pernah menjadi salah seorang ketua bidang di era kepemimpinan Noer Fajrieansyah. (adk/jpnn)

 

Sumber Link jpnn.com

Caketum KNPI ini Komitmen Lahirkan Pemuda Profesional

News

Noer Fajrieansyah memantapkan dirinya maju menjadi calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Kongres Pemuda/KNPI XV di Kota Bogor meski sekarang ini tengah berkarir profesional di salah satu perusaan BUMN. Ia pun berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang profesional.

Berita Ketum KNPI DPP Pusat Fajriansyah Komitmen Lahirkan Pemuda ProfesionalMantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini berpandangan, pemuda memiliki segala macam potensi untuk membangun Indonesia. “Pemuda itu istilahnya bukan hanya ‘kayu bakar’ yang digunakan sebagai bahan bakar lalu setelah itu dibiarkan saja,” ucap pria yang akrab disapa Fajrie ini saat berbincang dengan pada media di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin malam (17/12/2018).

Istilah “kayu bakar” digunakannya untuk merujuk “tradisi” di tanah air yang kerap menggunakan pemuda sebagai agen perubahan. Dalam beberapa kali perubahan besar di Indonesia, pemuda memang memiliki peran sebagai penggerak. “Tapi setelah itu, dalam pembuatan kebijakan pemuda tidak dilibatkan sama sekali, ” jelas Fajrie.

Maka dari itu, lanjutnya, melalui KNPI Fajrie ingin sedikit merubah posisi pemuda di Indonesia.  Menurutnya, sudah banyak contoh yang membuktikan bahwa pemuda Indonesia dapat berbuat banyak untuk bangsanya seperti beberapa pendiri perusahaan start up tanah air yang memang masih sangat muda usianya.

“Bahkan di Malaysia sudah ada menterinya yang masih di bawah 30 tahun. Pemerintah kita harusnya mulai berani,” katanya.

Fajrie menegaskan, dirinya ingin menonjolkan aspek profesionalitasnya dalam pemilihan Ketua Umum KNPI periode 2018 – 2021 ini. Ia ingin mengikis hanya stigma hanya aktivis saja yang mampu mengelola organisasi. “Ini panggilan jiwa, mengejar pengabdian, kita tidak bicara label gaji apa segala macam, tapi bicara masalah panggilan jiwa,” pungkasnya. (jaa)

 

Sumber Link indopos.com

Jelang Kongres KNPI Kolaborasi dan Inovasi, Cara Ideal Memberdayakan Potensi Dahsyat KNPI

News

Heterogenitas Indonesia menjadi gambaran yang harus diverminkan setiap wadah perkumpulan yang mengatasnamakan bangsa ini. KNPI sebagai wadah pemuda juga tentu mesti menjadi perwujudan dari keberagaman tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Zein While, Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara. Menurutnya, KNPI harus mampu memposisikan keragaman tersebut menjadi sebuah potensi untuk diekploitasi .

“Mempotensikan diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa tejadi apabila ada ruang yang adil untuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” ujar dia.lewat siaran persnya di Jakarta, Selasa (18/12).

Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara, Zhein While (Ist/JawaPos.com)

 

Kehendak untuk turut menjaga keberagaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolabirasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, di dahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang menjurus kepada ancaman terhadap tenun kebangsaan, juga harus menjadi concern dari KNPI.

“Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hal ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” tandasnya.

source : jawapos.com

Zein: KNPI Harus jadi Alat Pemuda Menyuarakan Persatuan

News

Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara Zein While mengatakan, Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI sebagai wadah pemuda harus bisa menjadi perwujudan dari keragaman di Indonesia.

Berita KNPI DPP Pusat Kolaborasi dan Kreasi Jadi Haluan Tepat KNPI Sebagai Lokomotif Pemuda Indonesia 2Menurutnya, KNPI harus mampu memosisikan heterogenitas menjadi sebuah potensi. “Menjadikan potensi diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa terjadi apabila ada ruang yang adil untuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” ujar Zein, Selasa (18/12).

Kehendak untuk turut menjaga keragaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolaborasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, didahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang mengalami banyak ancaman juga harus menjadi concern dari KNPI. “Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hal ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” pungkas Zein.

source : jpnn.com

Kolaborasi dan Kreasi Jadi Haluan Tepat KNPI Sebagai Lokomotif Pemuda Indonesia

News

Heterogenitas Indonesia menjadi gambaran yang harus diverminkan setiap wadah perkumpulan yang mengatasnamakan bangsa ini. KNPI sebagai wadah pemuda juga tentu mesti menjadi perwujudan dari keberagaman tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Zein While Tokoh Forum Intelektual Muda Nusantara. Menurutnya, KNPI harus mampu memposisikan keragaman tersebut menjadi sebuah potensi untuk di ekploitasi .

“Mempotensikan diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa tejadi apabila ada ruang yang adil unntuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” tuturnya.

Kehendak untuk turut menjaga keberagaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolabirasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, di dahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang menjurus kepada ancaman terhadap tenun kebangsaan, juga harus menjadi concern dari KNPI.

“Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hali ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” tandasnya.

Karena syarat bagi sebuah kelompok untuk survive adalah kreasi, tanpa kreasi tidak akan ada eksitensi. Maka hal mutlak yang harus dilakukan KNPI dan pemuda Indonesia adalah terus memupuk dan menyuburkan kreatifitas.

“Tanpa hal itu pemuda Indonesia akan layu dan tentunya masa depan bangsa ini akan berada dalam naungan awan gelap,” pungkasnya.

KNPI untuk itu harus menjadi pioneer, berada di depan untuk memberikan arah bagi pemuda Indonesia agar fokus kepada kreasi sehingga bangsa ini kaya dengan karya para pemuda bangsanya. Dengan kreasi pemuda tidak akan disibukan oleh aksi-aksi non produktif yamg mengganggu keharmonisan bangsa. Fokus utamanya hanya berkreasi untuk negeri.

“Maka dari dua premis diatas, kiranya kolaborasi dan kreasi akan menjadi haluan yang tepat bagi KNPI untuk memberi sumbangsih kepada negeri, dan hanya dengan nafas itu KNPI bisa tetap menjadi lokomotif pemuda Indonesia menjembatani diversity menjadi unity,” terangnya.

Kongres KNPI Satukan Dua Kelompok Bahas Masalah Bangsa

News

Calon ketua umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Kongres XV Noer Fajrieansyah mendorong generasi milenial untuk berkolaborasi dan berkreasi membangun dunia kepemudaan Tanah Air.

Berita KNPI DPP Pusat fajriansyah 3Dikatakan, memasuki era revolusi industri 4.0, para pemuda harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan zaman. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) itu pun menegaskan bahwa pemuda saat ini masih ada dan peduli dalam membangun bangsa dan negara.

“KNPI bisa mengikuti era yang saat ini digital, era industri 4.0 dan pergerakan milenial yang sangat kuat,” ujar Fajri kepada wartawan, Sabtu (8/12).

Fajri mengajak para pemuda untuk satu nafas, terlebih dalam tahun politik seperti sekarang ini. Dengan nafas yang satu, para pemuda bisa menjadi kekuatan pemersatu dan mengikat komitmen kebangsaan pemuda dalam menghadapi situasi sosial politik yang semakin panas.

“Pemuda Indonesia saat ini meski dalam pilpres, semua ada kelompok A dan kelompok B. Hari ini kami mencoba menyatukan semua kelompok, tidak serta merta kumpul membahas KNPI tapi juga membahas permasalahan bangsa,” urainya.

Sementara, Ketua Umum DPP KNPI M. Rifai Darus menilai, gagasan yang diaspirasikan Fajri merupakan sesuatu yang unik. Menurutnya, KNPI saat ini tidak bisa dipisahkan dari era milenial.

“Bung Fajrieansyah paham betul tentang dunia kepemudaan milenial yang mengambil titik start-nya dari dunia kemilenialan,” ucap Darus.

Dia berharap, Fajri mampu membuat pemuda Indonesia, khususnya KNPI menjadi dunia yang disenangi dan enjoy untuk bisa berelaborasi gagasan membangun Indonesia di masa depan.

Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad menambahkan, gagasan penyatuan nafas pemuda penting diwujudkan dengan luwes dan lebih milenial. Agar KNPI di masa depan menjadi milik pemuda KNPI yang milenial bukan lagi KNPI yang terlalu politis.

“Keluwesan pemuda ini yang diharapkan KNPI menjadi wadah dalam masa bonus demografi tahun 2020-2030,” imbuhnya

Caketum KNPI Noer Fajrieansyah Bicara Kreativitas Milenial

News

Calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) pada Kongres XV di Aceh, Noer Fajrieansyah mendorong generasi milenial berkolaborasi dan berkreasi dalam membangun dunia kepemudaan tanah air.

Berita KNPI DPP Pusat fajriansyahDia mengatakan, memasuki era revolusi industri 4.0, para pemuda bangsa harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan zaman. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) itu menegaskan bahwa pemuda saat ini masih ada dan peduli dalam membangun bangsa dan negara.

“KNPI bisa mengikuti era yang saat ini digital, era industri 4.0 dan pergerakan millenial yang sangat kuat,” ujar Fajrieansyah di sela acara Kongkow Bareng Organisasi Kepemudaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (7/12) malam.

Selain itu, dia juga mengajak para pemuda untuk satu napas, terlebih dalam tahun politik seperti sekarang ini. Dengan napas yang satu para pemuda bisa menjadi kekuatan pemersatu dan mengikat komitmen kebangsaan pemuda dalam menghadapi situasi sosial-politik yang semakin panas.

“Pemuda Indonesia saat ini meski dalam Pilpres, semua ada kelompok A dan kelompok B. Hari ini kami mencoba menyatukan semua kelompok, tidak serta merta kumpul membahas KNPI tapi juga membahas permasalahan bangsa,” urainya.

Sementara, Ketua Umum DPP KNPI M Rifai Darus yang hadir di acara tersebut menilai, gagasan yang diaspirasikan Fajrieansyah merupakan sesuatu yang unik. Menurutnya, KNPI saat ini tidak bisa dipisahkan dari era milenials.

“Bung Fajrieansyah paham betul tentang dunia kepemudaan milineal yang mengambil titik starnya dari dunia ke-milineal-an,” ucap Darus.

Dia berharap, Fajrieansyah mampu membuat pemuda Indonesia, khususnya KNPI menjadi dunia yang disenangi dan enjoy untuk bisa berelaborasi gagasan membangun Indonesia di masa depan.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad mengatakan penyatuan napas ini penting diwujudkan dengan luwes dan lebih milenials. Ini agar KNPI di masa depan menjadi milik pemuda KNPI yang milenilals bukan lagi KNPI yang terlalu politis. “Keluwesan pemuda ini yang diharapkan KNPI menjadi wadah dalam masa bonus demografi tahun 2020 – 2030,” ujarnya.

Source :jpnn.com