Zein: KNPI Harus jadi Alat Pemuda Menyuarakan Persatuan

News

Ketua Forum Intelektual Muda Nusantara Zein While mengatakan, Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI sebagai wadah pemuda harus bisa menjadi perwujudan dari keragaman di Indonesia.

Berita KNPI DPP Pusat Kolaborasi dan Kreasi Jadi Haluan Tepat KNPI Sebagai Lokomotif Pemuda Indonesia 2Menurutnya, KNPI harus mampu memosisikan heterogenitas menjadi sebuah potensi. “Menjadikan potensi diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa terjadi apabila ada ruang yang adil untuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” ujar Zein, Selasa (18/12).

Kehendak untuk turut menjaga keragaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolaborasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, didahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang mengalami banyak ancaman juga harus menjadi concern dari KNPI. “Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hal ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” pungkas Zein.

source : jpnn.com

Kolaborasi dan Kreasi Jadi Haluan Tepat KNPI Sebagai Lokomotif Pemuda Indonesia

News

Heterogenitas Indonesia menjadi gambaran yang harus diverminkan setiap wadah perkumpulan yang mengatasnamakan bangsa ini. KNPI sebagai wadah pemuda juga tentu mesti menjadi perwujudan dari keberagaman tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Zein While Tokoh Forum Intelektual Muda Nusantara. Menurutnya, KNPI harus mampu memposisikan keragaman tersebut menjadi sebuah potensi untuk di ekploitasi .

“Mempotensikan diversity sebagai sebuah kekuatan besar, hanya bisa tejadi apabila ada ruang yang adil unntuk semua kelompok, untuk ikut memberikan sumbangsih nyata bagi kelempok heterogen tersebut, atau singkatnya dengan kolaborasi,” tuturnya.

Kehendak untuk turut menjaga keberagaman dalam ikatan kesatuan perlu ditenun dengan kolabirasi karya, kolaborasi gagasan, kolaborasi ide dan perspektif. “Dengan meramu semua potensi perbedaan menjadi satu hidangan karya bersama maka akan terwujud suatu persatuan hakiki,” katanya.

Sebagai contoh karya master piece para founding father bernama Pancasila, di dahului dengan kolaborasi gagasan mereka yang berbeda. KNPI sebagai kendaraan pemuda Indonesia harus mengadopsi secara kontektual bentuk kolaborasi itu sebagai haluan ke depan, karena dengan kolaborasi pemuda Indonesia akan selalu menghasilkan kreasi.

Realitas kebangsaan hari ini yang menjurus kepada ancaman terhadap tenun kebangsaan, juga harus menjadi concern dari KNPI.

“Jurang perbedaan yang semakin menganga harus secepatnya dijembatani oleh pemuda Indonesia sebagai aset masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ancaman ini harus mampu dikonversi menjadi tantangan KNPI sebagai alat pemuda untuk terus menyuarakan persatuan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan terus mendorong pemuda berinovasi dalam kreasi.

“Hali ini juga akan menjawab tantangan kemajuan global yamg semakin cepat untuk keperluan internal KNPI, demi mempertahankan eksistensinya sebgai wadah bersatunya pemuda indonesia,” tandasnya.

Karena syarat bagi sebuah kelompok untuk survive adalah kreasi, tanpa kreasi tidak akan ada eksitensi. Maka hal mutlak yang harus dilakukan KNPI dan pemuda Indonesia adalah terus memupuk dan menyuburkan kreatifitas.

“Tanpa hal itu pemuda Indonesia akan layu dan tentunya masa depan bangsa ini akan berada dalam naungan awan gelap,” pungkasnya.

KNPI untuk itu harus menjadi pioneer, berada di depan untuk memberikan arah bagi pemuda Indonesia agar fokus kepada kreasi sehingga bangsa ini kaya dengan karya para pemuda bangsanya. Dengan kreasi pemuda tidak akan disibukan oleh aksi-aksi non produktif yamg mengganggu keharmonisan bangsa. Fokus utamanya hanya berkreasi untuk negeri.

“Maka dari dua premis diatas, kiranya kolaborasi dan kreasi akan menjadi haluan yang tepat bagi KNPI untuk memberi sumbangsih kepada negeri, dan hanya dengan nafas itu KNPI bisa tetap menjadi lokomotif pemuda Indonesia menjembatani diversity menjadi unity,” terangnya.

Generasi Millenial Harus Berkreasi Bangun Pemuda Indonesia

News Sharing Info

Generasi milenilai dinilai harus berkolaborasi dan berkreasi untuk membangun dunia kepemudaan di tanah air.

Pendapat ini diungkapkan oleh Calon Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Noer Fajrieansyah.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan agar para pemuda Indonesia tak ketinggalan mengingat kini telah memasuki era revolusi industri 4.0.

Mantan Ketua Umum PB HMI ini pun menegaskan bahwa pemuda saat ini masih ada dan peduli dalam membangun bangsa dan negara.

“KNPI bisa mengikuti era yang saat ini digital, era industri 4.0 dan pergerakan millenial yang sangat kuat,” ujar Fajri dalam Kongkow Bareng Organisasi Kepemudaan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (7/12).

Selain itu, ia juga mengajak para pemuda untuk satu nafas, terlebih dalam tahun politik seperti sekarang ini. Dengan nafas yang satu ini, kata Fajri, para pemuda bisa menjadi kekuatan pemersatu dan mengikat komitmen kebangsaan pemuda dalam menghadapi situasi sosial-politik yang semakin panas.

“Pemuda Indonesia saat ini meski dalam Pilpres, semua ada kelompok A dan kelompok B. Hari ini kami mencoba menyatukan semua kelompok, tidak serta merta kumpul membahas KNPI tapi juga membahas permasalahan bangsa,” urainya.

Hadir dalam acara, Ketua Umum KNPI Rifai Darus menilai, gagasan yang diaspirasikan Fajri merupakan sesuatu yang unik. Menurutnya, KNPI saat ini tidak bisa dipisahkan dari era milenials.

“Bung Fajrieansyah paham betul tentang dunia kepemudaan milineal yang mengambil titik starnya dari dunia ke-milineal-an,” ucap Darus.

Ia berharap, Fajri mampu membuat pemuda Indonesia, khususnya KNPI menjadi dunia yang disenangi dan enjoy untuk bisa ber-elaborasi gagasan membangun Indonesia di masa depan.

Sementara Ketua Umum PB HMI Saddam Al Jihad mengatakan penyatuan nafas ini penting diwujudkan dengan luwes dan lebih milenials. Ini agar KNPI di masa depan menjadi milik pemuda KNPI yang milenilals bukan lagi KNPI yang terlalu politis.

“Keluwesan pemuda ini yang diharapkan KNPI menjadi wadah dalam masa bonus demografi tahun 2020-2030,” pungkasnya.