Cuplikan Tangan Dingin Seorang Pram ”Jalan Raya Pos, Jalan Daendels”

Daily Notes Inspiration Uncategorized

Nama Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Terbitan/Tahun: Lentera Dipantara/2005,2006,2017
Jumlah Halaman: 145
Jenis Buku: Novel

 

Pramoedya Ananta Toer adalah anak bangsa yang bertangan dingin dalam dunia tulis-menulis. Berbagai tulisan dalam bentuk novel telah dia persembahkan untuk menginspirasi bukan hanya anak bangsa namun dunia. Berbagai karya novelnya telah diterjemahkan kedalam bahasa asing dan sekaligus beliau mendapat penghargaan dari dunia, seperti PEN American Center, The Found for Free Expression, Wertheim Award, Ramon Magsaysay Award dll.

Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels merupakan salah satu karya Pram yang menyinggung kengerian masa pembangunan jalan Anyer-Panarukan. Mayat-mayat kuli yang saat itu mati kelaparan atau karena sakit maupun mendapat hukuman, digantung di pohon-pohon, bergelimpangan di pinggir pembangunan atau hanya sekedar dikubur massal.

Cerita ini menggugah pembaca, khususnya anak Bangsa Indonesia agar mengingat sejarah betapa menyedihkannya menjadi bangsa kuli, kuli dari bangsa-bangsa sehingga mencegah kita untuk jatuh kedalam lubang yang sama. Tentu cerita ini juga menjadi rambu-rambu bagi kita agar tidak menjadi bangsa penjajah terhadap bangsa lain, tetapi kita menjunjung tinggi rasa kemanusian dan ketertiban dunia.

Pembangunan jalan Anyer-Panarukan merupakan bagian dari kepentingan Napoleon di Bumi Nusantara melalui Daendels, mengingat Perancis telah hampir kehilangan semua tanah jajahan dari Inggris. Fungsi dari jalur Anyer-Panarukan adalah untuk memudahkan jalur informasi melalui pos dan mempermudah jalur distribusi militer, walau pada akhirnya berpengaruh terhadap perdagangan. Novel lain yang mengisahkan betapa pentingnya Nusantara di mata Napoleon adalah “Perang Napoleon Di Jawa 1811”, karya Jean Rocher (Agustus 2011).

Cerita lainnya dari Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” adalah jalan Anyer-Panarukan sudah ada sejak zaman nusantara sedang berjaya di era Majapahit. Jalur yang menghubungkan tanah Jawa untuk perdagangan melalui darat. Dalam analisa Pram dalam bentuk novel Daendels hanya melebarkan dan melakukan pengerasan jalan dari yang sudah ada. Artinya Daendels tidak melakukan babat alas atau membuka jalur baru namun masyarakat nusantara yang sudah membuka jalur tersebut untuk jalur perdagangan.

Melalui Novel “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” Pram memberikan informasi baru kepada kita mengenai Jalan Anyer-Panarukan yang selama ini tidak pernah dibuka secara gamblang oleh pemerintah. Sayangnya memang informasi pram berbentuk novel yang umumnya beliau dapatkan dari cerita-cerita para tetua semasa dia kecil-remaja.

Seperti tulisan Pram dalam novelnya yang lain, berjudul “Arus Balik”  mega proyek Orde lama yang dia pimpin untuk menyelesaikan sejarah nusantara sirna bersama rezim kala itu. Hidupnya yang terkatung-katung menjadikan projek tersebut menjadi terkubur dalam liang cita-cita yang kembali bangkit dalam bentuk novel. Mungkin novel ini adalah bagian dari cita-cita Pram yang tidak kesampain untuk menyusun sejarah nusantara.

Semoga Novel Pram ini, “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels” menjadi asumsi yang menginspirasi bagi kita. Kita adalah bangsa yang kalah dan menjadi bangsa kuli ratusan tahun namun bangkit pada 17 Agustus 1945 serta pernah menjadi macan Asia. Semoga para pembaca mengilhaminya!!! WRTW/KNPI.

 

Pius Bria: Konsolidasi Segera Dibangun untuk Musda KNPI NTT

Galeri News

Kupang Kartakita– Musyawarah Dewan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan digelar pada awal Oktober tahun 2020 mendatang di Kupang.

Demikian disampaikan Pius Agustinus Bria selaku Karteker Ketua KNPI NTT di Sasando Hotel Kupang, pada Minggu 20 September 2020 sore.

Menurutnya, ia ditunjuk sebagai Karteker KNPI wilayah NTT berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kareteker KNPI NTT sejak 10 September di Jakarta.

“Hari ini DPP SK Karateker sudah ditunjuk yakni Pius Bria sebagai Ketua, Sekretaris Yuliaris Mau, Bendahara Rivine C. Lengggu. Kita secara Nasional mengambil sikap pada visi yang sebenarnya. Memberikan kontribusi kepada NTT secara lebih baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, dasar karateker ini sudah dikeluarkan dengan alasan organisatoris berdasarkan AD/ART.

“Kami merujuk pada konstitusi organisasi selama ini. Komunikasi dengan DPD yang ada di NTT. Secara pribadi kami belum dalog dengan Bung Heri Boki selaku Ketua DPD tapi dari struktur sudah bangun komunikasi. Beliau secara nasional memang membentuk pilihan berbeda secara nasional. Kami akan duduk diskusi bersama untuk berbicara bersama. Secara Nasional DPP KNPI atas kepemimpinan resmi berdasarkan SK Kemenkumham. Fakta hukumnya jelas. Berdasarkan alasan hukum yang jelas maka kami akan lakukan konsolidasi seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Pius mengatakan, pelantikan KNPI di NTT akan digelar pada tanggal 28 Oktober 2020 nanti.

“Kami akan bangun visi besar yang dilahirkan dari NTT. Kita tetap berpatokan pada aturan organisasi. Kita akan lakukan konsolidasi ke seluruh OKP di NTT. Tetap komunikasi akan kita bangun dengan pihak yang bersebrangan. Tujuan kita satu yakni bagaimana merajut OKP ini agar membangun semangat baru di NTT,” katanya.

Menurutnya, meski secara nasional KNPI sedang mengalami dualisme kepemimpinan namun di bawah kepemimpinan Nurhajri Hasan sebanyak 150 program sudah dibentuk.

“Dualisme itu tidak menjadi alasan untuk patah semangat. Paling tidak semangat itu tetap dijalankan terlebih kepada semua OKP yang bernaung di bawah KNPI. Kalau memang konsolidasi mengalami mandek kita akan adu program. Kita akan bersurat ke Kesbangpol, Korem, kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris KNPI NTT, Yuliaris Mau menegaskan bahwa konsolidasi KNPI merujuk pada surat karteker dan akan mengukuhkan pengurus definitif di NTT.

“Ada dualisme secara nasional merujuk pada SK Kemenkumham menunjuk Nurhajri selaku ketua. Ke depan kami akan lakukan konsolidasi agar KNPI NTT satu adanya. Kami akan lakukan komunikasi menuju Musda awal Oktober nanti. Kita akan lakukan fungsi kontrol dan kritik merujuk pada fakta dan data,” katanya.

KNPI Minta Jangan Ada Yang Recoki BUMN

Galery News

RMco.id  Rakyat Merdeka – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berkomitmen mendukung pemerintah menciptakan budaya integritas dan profesionalitas di segala sektor. Tak terkecuali di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

KNPI meminta siapapun agar tak ‘merecoki’ BUMN. Terlebih melakukan praktik-praktik kotor dengan mengatasnamakan organisasi seperti KNPI.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Posko Krisis Center KNPI Zainal Rangkuti. Zainal berujar demikian untuk menanggapi adanya sejumlah oknum yang ‘memalak’ para direksi di sejumlah BUMN.

“Mereka sedang bekerja. Jangan diganggu dengan hal-hal yang memalukan,” tegas Zainal melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

BUMN yang notabene tulang punggung negara saat ini terus berbenah. Di bawah kepemimpinan Menteri BUMN, Erick Thorir, Kementerian tersebut makin menunjukkan tajinya.

“Jangan recoki. Kita kawal, kita kritisi secara konstruktif kalau memang ada aspek yang perlu diperbaiki. Jangan asbun,” tegas Zainal.

Hal senada diungkapkan Ketua Bidang BUMN DPP KNPI Faisal Saimima. Faisal menyayangkan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan KNPI membuat polemik tersebut.

Apalagi saat ini Kementerian BUMN sedang berbenah dan melakukan transformasi BUMN menjadi lebih baik.

“Kita seharusnya mendukung pembenahan yang sedang dilakukan Kementerian BUMN,” pungkasnya.

Sumber: https://rmco.id/baca-berita/nasional/45728/knpi-minta-jangan-ada-yang-recoki-bumn

Berita terkait:

https://www.jpnn.com/news/knpi-jangan-recoki-bumn

Ikhtiar Rekonsiliasi KNPI Caretaker DKI Sambangi Wagub Riza Patria

Galery News

Belah tiga kepengurusan DPP KNPI ternyata juga berimbas kepada terbelahnya kepengurusan di provinsi, termasuk Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.Kondisi ini tentunya menghambat jalannya proses-proses kerja organisasi KNPI di DKI.

Berupaya untuk memecah kebekuan yang ada, Rachmat Ariyanto caretaker DPD KNPI DKI didampingi para pengurus mendatangi Wakil Gubernur DKI Jakarta, A. Riza Patria di balai kota Rabu 26 Agustus 2020.

Kehadiran mereka di balai kota meminta peran aktif dari Wagub yang juga jebolan KNPI agar dapat menjembatani terjadinya rekonsiliasi atau penyatuan pelaksanaan musda bersama DPD KNPI DKI Jakarta.

Menurut Rachmat sudah cukup dinamika organisasi dimainkan oleh masing-masing pihak, “Dengan segala kerendahan hati saya sebagai caretaker DPD KNPI DKI meminta Wagub Bang Riza agar turun tangan untuk menghimpun kami menemukan alasan-alasan kebersamaan, outputnya agar kami dapat duduk bersama dan merumuskan pelaksanaan kegiatan musda DPD KNPI DKI agar proses regenerasi dalam berjalan secara kondusif” ujar Rachmat.

Ikhtiar rekonsiliasi ini telah dikonsultasikan kepada Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah “Saudara Ketua Umum telah memberi izin serta menyambut positif niatan kami dari caretaker DPD KNPI DKI, beliau sangat mendukung dan mendoakan agar niatan ini dapat terwujud” kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan pilihan mendatangi Wagub Riza Patria karena dianggap sebagai orang yang tepat dalam menjawab permasalahan ini, “Bang Riza the right man on the right place and the right time pada saat ini dalam upaya rekonsiliasi DPD KNPI DKI, sebagai mantan aktivis KNPI pastinya beliau memahami proses dinamika organisasi dan spirit political exercise kaum muda, selain itu sebagai Wakil Gubernur beliau adalam pimpinan wilayah yang bertanggungjawab terhadap kehidupan seluruh unsur kelompok masyarakat termasuk pemuda” lanjut Rachmat.

DPP KNPI periode 2018 – 2021 telah terpecah menjadi tiga kepengurusan. Hingga saat ini masing-masing kepengurusan tetap berjalan menunjukkan eksistensi dan pengabdiannya.

KNPI Apresiasi Acara Penganugerahan RRI Terhadap Seniman “Puisi”

Articles Galeri News

                                                       Foto:Media Center DPP KNPI Satu Nafas

Jakarta-, Perayaan 17 Agustus 2020, Radio Republik Indonesia (RRI) melakukan penganugerahan kepada seniman, “puisi” dengan judul “Malam Apresiasi Puisi Indonesia Merdeka Covid”. Acara yang berlangsung di Auditorium Abduhrahman Saleh RRI Jakarta turut hadir jajaran pengurus DPP KNPI dan Direktur Utama RRI, Bapak M. Rohanudin.

Turut hadir memeriahkan acara tersebut adalah Zamawi Imron, Sutardji Calsoum Bachri, Acep Zamzam Noor, Dwiki Darmawan, Toto and star, Ardina Savitri, Nabila Gomez, Lucky Octavian, Lena Guslina dan Septian Dwicahyo.

Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajrieansyah mengatakan bahwa KNPI mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh RRI. Lebih lanjut, Fajrie yang merupakan lulusan Hukum Universitas Indonesia, menyampaikan acara ini merupakan bagian dari menghidupkan jiwa seni anak bangsa Indonesia.

“Kami dari KNPI sangat mengapresiasi acara penganugerahan seniman “Puisi” yang dilaksanakan oleh RRI karena hal ini akan menumbuhkan jiwa seni anak Bangsa Indonesia, imbuhnya.

Menurutnya seni merupakan salah satu budaya bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan karena seni adalah cara yang indah untuk menyampaikan kritik sosial. Seni terkadang lebih kritis dalam menyampaikan kritik sosial yang membangun dengan cara santun. Selain itu, Fajrie juga berharap penghargaan terhadap seniman Indonesia terus berlanjut.

“Kita harus melestarikan puisi sebagai budaya Bangsa Indonesia karena puisi memberikan kritik sosial yang indah dan santun, bahkan puisi terkadang lebih kritis dalam menyampaikan kritik sosial”.  “Saya juga berharap penghargaan terhadap seniman Indonesia terus berlanjut”, tutupnya.WRTW KNPI.

 

 

Program Dapur Umum KNPI Bagikan 32 Ribu Paket Makanan Ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Galery News

 

Jakarta- Masih dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KNPI yang ke 47, DPP KNPI menggelar berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya kegiatan dapur umum yang membagikan 32.000 paket makanan ke masyarakat yang membutuhkan diwilayah Jabodetabek.

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia, Pio Bria, Pelaksanaan Program Dapur Umum di bagi 20 titik, dengan masing-masing titik sejumlah 1.600 paket mulai dari tanggal 1 Agustus hingga 2 Agustus 2020.

Zieko C Odang Ketua Bidang OKK mengatakankegiatan dapur umum ini merupakan kerjasama antara DPP KNPI dengan Bank Indonesia dalam program dedikasi untuk negeri, dan tak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kerjasamanya sehingga acara ini dapat terlaksana sesuai dengan yg kita harapkan bersama. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut kami juga melibatkan organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun didalam KNPI.

Selain kegiatan sosial tersebut, kami juga menyampaikan pentingnya sikap saling peduli antar sesama, semangat pantang menyerah dan tetap melakukan hal yang kreatif produktif untuk bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19, serta yang utama adalah pentingnya menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan dimasa pemulihan pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya tersebut juga disampaikan pesan kebangsaan, bahwa kegiatan pembagian paket makanan tersebut dilakukan tanpa melihat latar belakang suku dan agama. Karena kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menguatkan nilai-nilai kebhinekaan dan kebangsaan. “Satu Nafas Kebhinekaan, Satu Nafas Kebangsaan” Tutup Zieko.

Kegiatan tersebut mendapat respon yang luar biasa dari warga, dalam acara tersebut dihadiri puluhan warga dan beberapa kepala Rukun Tetangga (RT) yang hadir untuk menerima paket tersebut secara simbolis.

Salah satunya Ibu Sumyati Ketua RT 02. Yang menjadi perwakilan warga dalam sambutannya menyatakan sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya kegiatan dapur umum tersebut. Karena kami masak sendiri dan ini bagus untuk pendidikan masyarakat, kami bekerjasama sesama warga dan membagikan ke warga yang memang membutuhkan. “Saya berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan dan mudah-mudahan ada kegiatan bersama lagi dengan KNPI” ujar Sumyati.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan membagikan paket makanan bersama pengurus DPP KNPI dan warga ke masyarakat sekitar yang bertempat di RT 02/01 Kelurahan Bangka, Kemang – Jakarta Selatan.

Acara tersebut di hadiri oleh Zieko C Odang Ketua Bidang OKK, M.Ikhsan Ketua Bidang Infokom, Dewi Batubara Ketua Bidang Olahraga dan beberapa pengurus dari DPP KNPI.WRTW KNPI.

 

 

Merayakan Harla Ke 47 KNPI Dan GPI Melakukan Wakaf Al-Qur’an

Articles News

Bertempat di Media Center DPP KNPI, hari ini Kamis 23 Juli 2020 DPP KNPI Bersama Gerakan Pemuda Islam (GPI) menggelar penyerahan simbolis Al-qur’an. Acara tersebut dihadiri oleh Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin, Bendahara Umum DPP KNPI Tweddy N Ginting, Sekjen GPI Diko Nugraha serta Ust. Lukman dari Lembaga Pendidikan Al-qur’an Attaqwa Matraman

Wakaf Al-Qur’an yang dilakukan DPP KNPI dan GPI akan dibagikan langsung ke adik-adik penghapal Al-Qur’an (tahfidz) melalui pesantren beberapa daerah dengan target sebanyak 1.000 Al-Qur’an. Pembagian Al-Qur’an ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun KNPI yang ke 47 dengan tema “Satu Nafas Kebangsaan, Satu Nafas Kebhinekaan”.

Sekjen DPP KNPI Addin Jauharudin menyampaikan KNPI akan selalu hadir untuk semua kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indoensia. Semoga calon tahfidz bukan hanya saja mengahapal isinya, tetapi juga menjiwai isinya sehingga bisa bermanfaat bukan hanya untuk Indonesia namun juga untuk dunia.

“Kami selalu mendukung apapun program yang baik dan bermanfaat, dalam program ini kami berharap para calon tahfidz selain dapat menghapal juga harus dapat menjiwai isinya supaya dapat berdampak baik bagi umat diseluruh dunia”. Mudah-mudahan kegiatan ini bukan menjadi langkah akhir tapi menjadi langkah awal untuk menggerakkan hati bagi teman-teman yang belum sempat berpartisipasi dikesempatan kali ini”, tuturnya.

 

Bendahara Umum DPP KNPI, Tweddy N Ginting menambahkan KNPI bersyukur bisa melaksanakan kegiatan wakaf Al-Qur’an. Semoga acara yang sederhana ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda maupun element masyarakat yang lain untuk berpartisipasi. Kita harus saling bantu sesama bangsa Indonesia karena di luar sana masih banyak yang membutuhkan bantuan.

“kami bersyukur dapat menyelenggarakan Program Nasional Wakaf Al-Quran dan kami berharap program ini dapat berkelanjutan kami juga mengajak seluruh komponen baik pengurus maupun bukan pengurus KNPI dimanapun berada tergerak hatinya ikut berpartisipasi”. “Semoga program ini menjadi triger untuk pihak manapun yang ingin mensuport kegiatan ini karena mengingat kebutuhan para tahfidz diseluruh pelosok tanah air masih banyak”, pungkasnya.

Sekjen GPI  Diko Nugraha menyampaikan apresiasi kerjasama wakaf Al-Qur’an. Kegiatan ini meruapakan dukungan tehadap syiar dan dakwah serta minat membaca. Al-Qur’an. Lebih lanjut Diko menyampaikan bahwa program ini adalah yang pertama kali di dalam lembaga KNPI dan semoga tersu berlanjut ke organisasi pemuda yang bernaung di dalam KNPI.

Sebagai penutup Ust.Lukman menyampaikan ucapan terimakasih kepada KNPI dan orang-orang yang mewakafkan Al-Qur’an. Dalam acara tersebut Ust.Lukman memanjatkat doa agar kebaikkan orang-orang terlibat dalam acara wakaf Al-Qur”an diberikan kelimpahan dari Tuahan Yang Maha Esa.WRTW KNPI.

KNPI Melakukan Diskusi Menyikapi Krisis Global Pada Harla Ke 47

Articles Galeri News

Jakarta- DPP KNPI pimpinan Noer Fajrieansyah menggelar kegiatan diskusi webinar mengenai situasi ekenomi global pada Hari Lahir KNPI yang ke 47, 23 Juli 2020. Mengangkat judul diskusi “Urgensi Penguatan Politik & Ancaman Krisis Ekonomi Global”, KNPI berharap bisa mencari jalan keluar untuk ekonomi global, khususnya bangsa Indonesia, di tengah-tengah situasi pandemi covid-19. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, Prof. Sri Adiningsih, Anggita DPR RI, Misbakhun, Fajar B Hirawan Pengamat dari CSIS dan Edu Lamanto Pengamat Politik dari Eksekutif LKIP.

Twedy N Ginting selaku Bendahara Umum DPP KNPI membuka acara tersebut menyampaikan, diskusi webinar ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua untuk mencari solusi tehadap krisis global yang sedang terjadi akibat pandemic Covid-19. Kita berharap Covid-19 ini segera berlalu dan Indonesia bisa kembali membangun strategi pemulihan ekonomi.

Pio Bria, selaku ketua panitia Harla KNPI yang ke 47 menyampaikan dalam kondisi apapun anak muda harus perduli terhadap kondisi bangsa, khususnya sekarang ini. Semoga kita bisa memberikan masukkan yang membangun untuk pemerintah sekarang ini dalam menghadapi dampak krisis ekopnomi akibat Covid-19.

Pembicara pertama, Prof. Sri Adiningsih mengatakan salah satu cara agar kita dapat bertahan dan keluar dari ancaman krisis ekonomi adalah kordinasi antar Lembaga harus berjalan dengan baik. Pemulihan ekonomi akan lebih cepat jika memaksimalkan kekuatan domestic, seperti pasar domestik, konsumsi, SDA, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata domestik dan ekonomi digital.

Sementara itu M. Misbakhun Anggota DPR RI FPG menyampaikan Bahwa dalam situasi seperti ini dibutuhkan kehadiran negara dengan program untuk menolong masyarakat berpenghasilan rendah atau tidak berpenghasilan lahgi akibat Covid-19. . Kondisi sekarang memang bukan dalam kondisi yang normal, jadi kita butuh kerjasama disemua element masyarakat untuk memulihkan eknomi dan melawan penyebaran Covid-19. Saat ini pemerintah lebih membutuhkan masukkan untuk membangun kembali tatanan ekonomi dan kesehatan dibandingkan kritikan politik.

Narasumber yang ketiga Fajar B Hirawan Pengamat dari CSIS menyampaikan Terkait dengan ancaman krisis ekonomi global, pemerintah harus menjaga pertumbuhan ekonomi dalam negeri dengan memastikan Stabilitas daya beli dan pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan beberapa sector ekonomi khususnya industri manufaktur, pertanian, perdagangan dan jasa.

Pembicara terakhir Edu Lamanto Pengamat Politik dari Eksekutif LKIP menyampaikan dalam kondisi sekarang pemeritah membutuhkan dukungan politik dari semua partai politik untuk menyelesaikan persoalan ekonomi. Tanpa dukungan penuh dari partai politik rasanya sulit meneyelesaikan persoalan ekonomi akibat Covid-19 karena besarnya tarik-menarik kepentingan politik.WRTW KNPI.

Harla Ke 47  KNPI Rayakan Bersama Panti Asuhan Lintas Agama

Articles Galeri News

 

Jakarta- Tepat pada 23 Juli 2020, DPP KNPI merayakan hari jadi organisasi yang ke 47 bersama beberapa panti asuhan lintas agama. Hal ini dirasakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuahan Yang Maha Esa karena KNPI telah berumur 47 tahun, pasang surut lembaga telah dilalui namun KNPI masih berdiri kokoh untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara. Selain itu KNPI juga ingin hadir di tengah-tengah adik yang berada di panti asuhan, bahwa pemuda juga peduli dengan masa depan mereka.

Dalam sabutannya Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajrieansyah, menyampaikan bahwa semangat KNPI yang ke 47 kami adalah merajut kebhinekaan dan kebangsaan serta meletakkan Kembali nilai-nilai persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“jadi ulang tahun yang ke 47 KNPI kali ini ingin merajut kembali semangat kebangsaan dan kebhinekaan yang sudah mulai pudar di tengah-tengah masyarakat”. “Kami, dalam hal ini KNPI, berharap agar masyarakat Indonesia sadar bahwa jati diri bangsa kita adalah berbeda-beda namun satu jiwa dalam spirite gotong royong”, pungkasnya.

Hadir juga Ketua panitia Harla KNPI, Pius Bria,  mengatakan KNPI hadir dalam perayaan hari jadi organisasi bersama adik-adik  yang ada di panti asuhan sebagai wujud dukungan bahwa mereka tidak sendiri, mereka bersama KNPI sebagai sesama anak bangsa Indonesia.

“Sebagai sesama anak bangsa Indoensia, KNPI ingin hadir bersama mereka”. “Kita ingin tunjukkan rasa kebangsaan, rasa sama-sama anak bangsa Indonesia harus saling mendukung, jadi semoga dengan kehadiran KNPI pada hari ini bisa menambah semangat adik-adik yang di panti asuhan untuk mencapai mimpi mereka”, jelas Pio yang juga putra NTT.

Adapun panti asuhan yang dikunjungi adalah Yayasan Elsafan, Yayasan Vincentius Putera, Yayasan Hindu Anatha dan Yayasan Muslimin. Dalam perayaan tersebut DPP KNPI memberikan uang tunai untuk menunjang kegiatan panti asuhan dan rapid test untuk mencegah penyebaran virus corona yang sedang merebak di Indonesia. Hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Ketua Umum DPP KNPI, Ketua Panitia, dan jajaran KNPI Satu Nafas laionnya serta pengurus Yayasan Panti asuhan dan anak-anak panti asuhan.

DPP KNPI mengangkat tema “Satu Nafas Kebangsaan, Satu Nafas Kebhinekaan” bermaksud untuk mengembalikan semangat persatuan dan semangat gotong royong yang mulai pudar karena sitauasi politik hari ini.WRTW KNPI.

KNPI Dukung Langkah Transformasi Kementerian BUMN

Galeri News Pemuda Bersuara

BOGOR – Akhir-akhir ini terjadi polemik rangkap jabatan pejabat kementerian sebagai Komisaris di BUMN. Menanggapi hal tersebut, KNPI menilai polemik tersebut perlu ditelaah lebih jauh.

“Rangkap jabatan tersebut perlu ditelaah dari aspek hukum, aspek kebutuhan dan tujuan pengangkatannya sebagai komisaris,” kata Bendahara Umum DPP KNPI, Twedy Ginting dalam keterangannya di Bogor, Rabu (15/7/2020).

Menurut Twedy, dalam UU Nomor 19/ 2003 tentang BUMN tidak ada larangan bagi Komisaris BUMN memiliki jabatan pada lembaga/intansi pemerintah.

“Dalam Pasal 33 UU BUMN tidak ada larangan bagi komisaris memiliki jabatan struktural dan fungsional pada lembaga/instansi pemerintah pusat dan daerah. Berbeda dengan direksi BUMN dimana dalam Pasal 25 secara tegas dilarang merangkap jabatan struktural dan fungsional pada lembaga/instansi pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Twedy.

Twedy menambahkan dalam UU Nomor 39/2008 tentang Kementerian Negara juga tak melarang wakil menteri merangkap sebagai komisaris BUMN.

“Dalam Bab III poin A Lampiran Permen BUMN No. PER-02/MBU/02/2015 tentang persyaratan dan tata cara pengangkatan dan pemberhentian anggota dewan komisaris dan dewan pengawas BUMN menyatakan secara tegas bahwa sumber bakal calon komisaris dan dewan pengawas BUMN berasal dari pejabat struktural dan fungsional pemerintah,” bebernya.

Selanjutnya, Twedy menyampaikan pasti ada pertimbangan dari pemegang saham BUMN dalam RUPS mengangkat Komisaris dan dewan pengawas.

“Para pemegang saham tentu punya pertimbangan mengangkat pejabat struktural dan fungsional menjadi komisaris BUMN. Mungkin untuk kebutuhan memperlancar sekaligus mengawasi kinerja BUMN,” ungkap Twedy.

Di sisi lain, Twedy juga menyayangkan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan KNPI membuat polemik tersebut.

“Kami menyayangkan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan KNPI mempersoalkan tersebut. Terlebih saat ini, Kementerian BUMN sedang berbenah dan melakukan transformasi BUMN menjadi lebih baik. Kita seharusnya mendukung pembenahan yang sedang dilakukan kementerian BUMN,” tegas Twedy.

Pada kesempatan ini, Twedy juga menyampaikan harapan kepada Kementerian Pemuda dan Olah Raga agar bertindak tegas terhadap oknum-oknum tersebut. “Terlebih oknum-oknum tersebut tak memiliki legalitas mengatasnamakan KNPI. Tentu kita akan menyayangkan bila nanti Kemenpora dianggap melakukan pembiaran,” ujar Twedy.

Terakhir, Twedy juga menyampaikan KNPI membuka Crisis Center untuk pengaduan bila ada pejabat negara, direksi dan komisaris BUMN yang diperas oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan lembaganya.

Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/101736/701/knpi-dukung-langkah-transformasi-kementerian-bumn-1594796844

Berita terkait:

https://politik.rmol.id/read/2020/07/15/443688/knpi-rangkap-jabatan-komisaris-bumn-boleh-beda-jika-jabatannya-direksi

https://www.beritasatu.com/nasional/655723/rangkap-jabatan-knpi-buka-crisis-center-pengaduan-pemerasan

Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Harus Taat Asas

Rangkap Jabatan komisaris BUMN tidak Salahi Aturan